Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kembali membuka jalur pendakian ke Gunung Kerinci pada Senin (8/5). Pembukaan jalur pendakian ini tertuang dalam surat nomor PG455/T.1/BIDTEK/KSA/5/2023 tentang pembukaan untuk wisata/pendakian kawasan wisata alam gunung kerinci.
Kepala Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah 1 Kerinci, Nurhamidi mengatakan, saat ini untuk jalur pendakian Gunung Kerinci sudah dibuka.
"Kita sudah bukan karena sudah aman, akan tetapi harus waspada karena kondisi gunung kerinci masih level II,"katanya saat dikonfirmasi melalui telepon oleh merdeka.com, Senin (8/5).
Advertisement
Menurutnya, pihak TNKS juga mengeluarkan imbauan untuk waspada agar pendaki Gunung Kerinci tidak mendekati kawan aktif di puncak gunung tersebut.
"Karena masih ada risikonya juga dan gunung kerinci kan masih level II yaitu waspada," jelasnya.
Nurhamidi mengungkapkan, menindak lanjuti surat dari ketua pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kerinci bahwa pada Senin (25/2) lalu. Informasi status Gunung Kerinci mengalami penurunan.
Lanjutnya, Gunung Kerinci mengalami cuaca cerah, hujan angin bertiup lemah, hembusan asap sulvatara nihil, sedang kan untuk gempa dalam maupun dangkal itu nihil.
"Itu kita terima dari laporan badan geologi pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi,"ujar Nurhamidi.
"Pihak TNKS, membuka kawasan wisata alam gunung kerinci untuk tujuan wisata dan pendakian,"imbuh dia.
Advertisement
Menurut dia untuk para wisata dan para pendaki juga turut mengikuti aturan yang sudah ditentukan.
Status gunung api kerinci masih berada level II (waspada) pengunjung dilarang mendekati kawan aktif yang berbeda di puncak gunung kerinci.
Pengunjung sudah di perbolehkan melakukan pendakian gunung kerinci dengan tetap mengikuti SOP TNKS.
"Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat akan terus melakukan evaluasi dan mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan perkembangan aktivitas gunung kerinci," tutupnya.