Kondisi Korban Luka Bus Masuk Jurang di Guci, Lecet hingga Patah Tangan dan Kaki

Bus yang mengalami kecelakaan yang membawa 54 penumpang. Tetapi dari 54 itu tidak semua di dalam bus, karena sedang istirahat. Lainnya ada yang ke pipis segala rupa yang luka-luka lainnya ada 35 orang selain meninggal dunia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kondisi Korban Luka Bus Masuk Jurang di Guci, Lecet hingga Patah Tangan dan Kaki
Lokasi Bus Masuk Jurang di Guci. Danny Adriadhi Utama

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memastikan sejumlah korban selamat kecelakaan bus masuk jurang di kawasan Guci, Tegal, Jawa Tengah masih dirawat di RSUD dr Soeselo.

Para korban luka dan meninggal merupakan warga warga Pondok Serut, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan yang berziarah.

Kepastian itu setelah Benyamin mengecek langsung para korban ke Rumah Sakit dr Soeselo. Menurut Benyamin, ada dua bus yang membawa ratusan jemaah majelis taklim warga Kampung Kayu Gede, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Rombongan ada dua bus dengan jumlah peserta ada 107 orang. Satu bus 54 dan 53 orang, seluruhnya warga Kampung Kayu Gede, Kecamatan Serpong Utara," kata Benyamin saat dihubungi Minggu (7/5).

Benyamin menerangkan, bus yang mengalami kecelakaan yang membawa 54 penumpang. Saat itu, bus tengah berhenti untuk beristirahat dan sebelum kejadian para jemaah majelis taklim telah diminta kembali masuk ke dalam bus.

"Yang mengalami kecelakaan bus pertama 54 kejadiannya dalam penyelidikan Polres Tegal. Tetapi dari 54 itu tidak semua di dalam bus, karena sedang istirahat. Lainnya ada yang ke pipis segala rupa yang luka-luka lainnya ada 35 orang di luar yang meninggal," ujar Benyamin.

Luka Dialami Korban

Dia mengatakan, 35 korban mengalami luka ringan dan sedang. Para korban rata-rata luka lecet, sobek dan benturan benda tumpul karena bus terguling.

"Ada yang patah tangan, patah kaki yang cidera berat itu rata-rata cidera kepala karena benturan ini membutuhkan city scan dan penanganan lebih lanjut di RS dokter Soeselo di bawah pimpinan dr Guntur kepala rumah sakit," ujar dia.

Benyamin menambahkan, malam ini rencananya 30 orang apabila dinyatakan sudah bisa pulang itu akan dibawa pulang ke Tangerang Selatan menggunakan 22 ambulans dikerahkan Pemkot Tangsel.

"Kalau yang perlu perawatan lanjutan akan ditangani RSU Pamulang dan Serpong Utara. Maka saya sampai malam ini bersama Ibu Bupati Tegal, memastikan dulu warga kita yang bisa pulang dan yang masih butuh perawatan saya pastikan dirawat dengan baik," kata Benyamin.

Sebelumnya diberitakan puluhan rombongan peziarah dari majelis taklim di Kelurahan Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, tercebur ke kali kawasan objek wisata Guci, Tegal. Satu orang atas nama Maja bin Sitem meninggal dunia dan puluhan orang lainnya alami luka-luka.

Rekomendasi