Kediaman Maja Bin Sitem, korban kecelakaan bus Pariwisata di Sungai Guci, Tegal, Minggu (7/5) pagi yang merupakan warga Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, mulai dipadati peziarah siang hingga sore ini sejak tersiar kabar kepergian korban akibat kecelakaan itu.
Anak bungsu korban, Dila, menerangkan ayahnya berpamitan pergi berziarah tujuan Cirebon.
"Dia pamit minta doa dan selamat. Dia mah baik, sabar dan juga pengertian," ungkap Dila ditemui Minggu (7/5).
Dia menuturkan sang ayah dan ibunya aktif dalam kegiatan pengajian. Rumah yang dia tinggali juga kerap dijadikan tempat jemaah pengajian melakukan kegiatan. Ia mengaku ikhlas dan mendoakan kepergian sang ayah yang menjadi korban kecelakaan.
"Ini rumah tempat pengajian bapak bapak kalau malam Rabu. Bapak tinggal sama ibu dan saya dan suami juga," terangnya.
Advertisement
Muhammad Amin, menantu Maja Bin Sitem, menerangkan kalau mertuanya itu pergi bersama rombongan peziarah dari Pondok Serut, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara.
Dia menuturkan ayah mertuanya menjadi salah satu korban dalam rombongan peziarah itu dari warga lain yang turut dalam kegiatan ziarah tersebut.
"Saya dapat kabar mertua meninggal dunia. Ada dua bus yang berangkat dari kampung ini dan satu bus yang kecelakaan," terang dia.
Advertisement
Hingga saat ini pihak keluarga juga masih menunggu jenazah yang berada di RS Tegal.
"Korban ada di RS Tegal. Saya dapat kabar dari pengurus pengajian," ucap Muhamad Amin.
Informasi yang dihimpun sampai saat ini jenazah Maja, masih berada di Rumah Sakit Bumi Jawa, Jawa Tengah. Sementara pihak keluarga dan warga di Pondok Serut tengah mempersiapkan untuk pemakaman korban.