Presiden Partai Buruh Said Iqbal ogah menanggapi anjloknya partai dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Ia mengatakan hasil tersebut ngawur.
"Mana mungkin 140 ribu. Itu survei bohong. LSI memberi survei 0,5 ngawur. Lawan," kata Said Iqbal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/5).
Said Iqbal mengklaim anggota tetap Partai Buruh berada di angka 5 juta sampai 10. Karenanya, ia tak ambil pusing dengan hasil survei tersebut.
"Biarin kita dikecilin, lembaga survei kecilin kita biarin," ujar Said Iqbal.
Advertisement
Said iqbal kemudian singgung Partai Buruh di Spanyol. Pada enam bulan sebelum pemilu di lembaga survei memberikan angka 0 persen. Rupanya, hasil survei berbanding terbalik dengan perolehan suara yang diraih Partai Buruh di Spanyol.
"Enam bulan berikutnya rakyat spanyol hukum partai besar. Memang rakyat diam, rakyat enggak bisa bersuara karena mereka punya kekuasaan. Mereka punya kekuatan tapi kekuatan sesungguhnya di bilik suara, TPS. Rakyat akan hukum siapa partai politik yang sahkan Omnibus law dan Ciptakerja," ujar dia.
"Sekarang partai Buruh dikasih 0,5 biarin saja tidak apa-apa orang kita tidak pernah bayar lembaga surveinya," sambung Said Iqbal.
Advertisement
Said Iqbal meminta kaum buruh memenangkan Partai Buruh pada pemilu 2024 mendatang. Bahkan, mengajak masyarakat tidak lagi mencoblos partai yang mendukung tercipta Omnibus law dan Ciptakerja.
Said Iqbal umbar janji kepada kaum buruh seandainya partai bentukannya memperoleh suara tinggi pada pemilu. Adapun, janjinya berupa insentif kepada rakyat miskin berupa uang Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta setiap bulan selama seumur hidup.
"Kita kasih jaminan makan, haram hukumnya orang kelaparan di negeri yang kaya. Setiap orang miskin, buruh kontrak, buruh di phk, petani, nelayan, tukang ojol kasih uang. Haram hukumnya orang miskin kelaparan kita kasih Rp 500 ribu sampai 1 juta sampai seumur hidup," ucap dia.
Advertisement
Said Iqbal menyakini janji akan terpenuhi. Dia berkaca dari kasus korupsi di Indonesia.
"Koruptor bisa sampai 200 triliun. Kasih makan orang miskin 500 ribu kali 2,27 juta orang miskin cuman 180 triliun pertaun," ujar dia.
Selain itu, Said Iqbal berjanji akan mengalokasikan APBN untuk menciptakan perumahan murah dan mengaji setiap pengangguran.
"Perumahan subsidi 100 triliun. Nanti anda punya rumah semua. Kerja bayar pajak, begitu enggak kerja pensiun nganggur kita dibayar negara. Siap berjuang," katanya.
Sebelumnya, dalam hasil survei partai Buruh hanya bisa meraup 0,5 persen suara pemilih.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com