Menteri LHK Minta Pemudik Tidak Buang Sampah Sembarangan

Menteri LHK mengingatkan, buang sampah sembarangan bisa menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Menteri LHK Minta Pemudik Tidak Buang Sampah Sembarangan
Arus Mudik di Tol Cipali. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengimbau para pemudik tidak membuang sampah sembarangan di jalur mudik. Dia mengingatkan, buang sampah sembarangan bisa menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan.

"Selamat menempuh perjalanan, selamat sampai tujuan, dan jangan lupa tetap minim sampah, dikelola sampahnya," kata Siti saat meninjau fasilitas pengelolaan sampah di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/4).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menerbitkan Surat Edaran Menteri LHK Nomor 02 Tahun 2023 kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk mengurangi timbulan sampah selama Ramadan, mudik, dan Lebaran.

Surat edaran itu mengimbau pemerintah daerah (pemda) untuk menyiapkan fasilitas pemilahan sampah di sepanjang jalur mudik.

Selain itu, KLHK juga mengimbau pengelola bandara, pelabuhan, terminal, hingga tempat istirahat pada jalan bebas hambatan, agar menyediakan fasilitas pengolahan sampah agar sampah tidak menumpuk. Siti menyampaikan pihaknya menyasar perilaku pemudik untuk membuang sampah dan menjadikan sampah sebagai sumber daya.

Berdasarkan perhitungan KLHK, setiap orang menghasilkan sekitar 0,7 kilogram sampah per hari. Karena itu, KLHK bekerja sama dengan setiap pemda untuk mengantisipasi supaya sampah tidak membludak.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, sampah yang dihasilkan oleh para pemudik di Terminal Pulo Gebang mayoritas berupa botol plastik dengan angka produksi sekitar 6 sampai 7 meter kubik per hari.

Sampah itu dikelola secara mandiri melalui bank sampah sebagai upaya pemilahan dan pengurangan timbulan sampah di terminal. Demikian dilansir dari Antara.

Rekomendasi