Cak Imin Gagas Gerakan Desa Wisata untuk Bangkitkan Ekonomi usai Pandemi

Untuk mengoptimalkan gagasan itu, Cak Imin mendorong pemerintah segera menyiapkan alokasi anggaran yang cukup serta membangun infrastruktur yang memadai di setiap desa.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Cak Imin Gagas Gerakan Desa Wisata untuk Bangkitkan Ekonomi usai Pandemi
Cak Imin. ©2023 Merdeka.com

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai potensi besar pedesaan saat ini masih belum tereksplore maksimal. Padahal, setiap desa memiliki keunggulan yang dapat menggerakkan dan membangkitkan roda ekonomi masyarakat pascapandemi.

"Desa itu biasanya memiliki potensi alam yang biasanya indah dan berkualitas, tapi tidak tereksplore atau tidak terangkat menjadi informasi sehingga potensinya hilang," katanya saat berkunjung ke Desa Ngepeh Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek dalam rangkaian Safari Ramadan 1444 Hijriah, Senin (17/4).

Oleh sebab itu, Cak Imin menggagas Gerakan Desa Wisata untuk menumbuhkembangkan potensi alam sekaligus ekonomi masyarakat pedesaan.

"Nah gerakan desa wisata ini menjadi jalan keluar untuk mendongkrak potensi desa sekaligus menumbuhkembangkan ekonomi kreatif," papar dia.

Menurut dia, ekonomi kreatif desa kalau digerakkan melalui wisata bukan hanya mendongkrak kapasitas sumber daya alamnya, tetapi juga menumbuhkan efek pertumbuhan ekonomi kreatif lainnya. Misalnya saja kerajinan tangan, produksi makanan atau kuliner, transportasi, dan pertumbuhan ekonomi terkait.

"Oleh karena itu saya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya desa-desa wisata ditumbuhkembangkan secara serius oleh pemerintah. Bahkan dijadikan target wisata baru, sehingga sehingga konsentrasi itu menjadi percepatan, percepatan yang akan memakmurkan desa," tegas Cak Imin.

Untuk mengoptimalkan gagasan itu, Cak Imin mendorong pemerintah segera menyiapkan alokasi anggaran yang cukup serta membangun infrastruktur yang memadai di setiap desa.

"Anggaran harus disiapkan, infrastruktur harus dibangun untuk konektivitas, dan tentu saja promosi harus dibantu. Ini desa digital sangat penting," ungkapnya.

"Sekarang sosial media sudah sangat murah untuk mendongkrak wisata menjadi dikenal. Bahkan sekarang banyak sekali wisata-wisata baru trending topik lalu membuat orang tertarik dan berbondong-bondong mendatangi lokasi-lokasi baru," sambung Cak Imin.

Rekomendasi