Puluhan masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kerap meminta-minta sedekah kepada pengguna jalan, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/4).
Kepala Seksie operasional Satpol PP Tangsel, Prana Jaya, menerangkan dalam operasi tersebut pihaknya mengamankan sebanyak 28 orang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.
"Total yang kami amankan saat operasi tersebut ada 7 laki-laki, 10 orang perempuan dan 11 orang anak-anak," kata Prana.
Prana menerangkan wilayah Kota Tangsel, memang kerap dipenuhi PMKS seperti gelandangan dan pengemis di setiap mendekati musim Lebaran.
"Modusnya mereka mangkal di pinggir-pinggir jalan. Beda kalau dia mulung kan keliling, ini mereka memang mencari sedekah orang dan kami mengamankan yang mereka bawa anak-anak, kalau kerja mulung enggak bawa anak," bebernya.
Dia berharap, masyarakat Tangsel dan pengguna jalan juga tidak asal memberi sedekah kepada PMKS yang ada di pinggir-pinggir jalan.
"Harusnya masyarakat juga tidak asal sedekah. Karena ini modus saja dan terjadi di semua wilayah termasuk Jakarta. Apagai orang-orang Tangsel kaya-kaya," ungkap dia.
Dari 28 orang yang diamankan dalam operasi itu, didapati beberapa PMKS berasal dari wilayah Bekasi, Pandeglang dan Karawaci.
Selanjutnya, puluhan PMK yang diamankan Satpol PP melimpahkan seluruhnya ke Dinas Sosial Kota Tangsel, untuk dilakukan pembinaan dan pelatihan.
"Selanjutnya kita limpah ke Dinsos. Karena dari beberapa yang terjaring hanya sebagian punya KTP. Selanjutnya Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan," terang dia.