Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim Gelora menjadi juara satu, dalam ajang The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) Indonesia Business Challenge 2023. Kompetisi tahunan yang berfokus pada sektor akuntansi ini melibatkan 15 tim dari 10 universitas terkemuka di Indonesia.
Tim Gelora berhasil mengolah data yang tersedia dengan baik dan memberikan rekomendasi yang layak dalam menangani bahan studi kasus. Sementara itu, tim Justice League dari Universitas Indonesia berhasil meraih juara kedua. Dan Esperansya Desmonda Woen dari tim Evergeen Universitas Tarumanagara diganjar penghargaan sebagai pembawa materi presentasi terbaik.
Kedua tim akan maju ke babak grand final regional yaitu ICAEW Tiongkok & South-East Asia Business Challege di Vietnam pada 13 Mei 2023. Para mahasiswa UI ini akan berhadapan dengan wakil dari China dan Asia Tenggara.
"Keberhasilan dua tim dari Indonesia yang terpilih untuk maju ke babak grand final regional, yaitu ICAEW Tiongkok & South-East Asia Business Challenge 2023, merupakan suatu kebanggaan bagi kami di ICAEW Indonesia," kata ICAEW Head of Indonesia Conny Siahaan kepada wartawan, Selasa (11/4).
Dia optimistis kedua tim bisa menunjukkan kemampuan untuk bersaing melawan tim dari China, dalam babak grand final regional tersebut.
"Kami mendukung kedua tim dalam mempersiapkan diri mereka dan kami percaya bahwa kedua tim akan menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang luar biasa di tingkat internasional. Semoga prestasi mereka dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia," tambah Conny.
Sementara itu, Amary Siagian yang mewakili tim Gelora menuturkan akan menyiapkan sejumlah hal untuk tampil di tingkat internasional.
"Ke depannya kami berhadap dapat menggunakan pengalaman dari IBC ini khususnya dari feedback juri dan analisis use case serta critical thinking. Untuk persiapan kami ke regional tentunya kami juga akan mempersiapkan kemampuan public speaking, financial analysis, dan hal lainnya yang sudah diberikan oleh juri," bebernya.
Kompetisi Indonesia Business Challenge atau IBC ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa akuntansi dan manajemen bisnis yang terdaftar sebagai universitas yang telah bermitra dengan ICAEW, untuk pemberdayaan mahasiswa yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja di ranah sektor keuangan.
Ajang ini berusaha memberikan gambaran akan situasi dan tantangan bisnis yang nantinya juga akan dihadapi oleh para mahasiswa ketika terjun di dalam dunia kerja. Karena itu, diharapkan melalui ajang IBC ini kemampuan para mahasiswa dapat terus dilatih dan diuji, agar mampu berpikir kritis dalam menganalisis masalah bisnis dan keuangan, serta menciptakan solusi dengan ide-ide brilian.
"Studi kasus pada IBC mensimulasikan situasi kehidupan nyata yang sering dialami oleh seorang ICAEW Chartered Accountant, sehingga penting bagi peserta untuk memiliki sikap skeptisisme profesional di luar keahlian teknis yang mumpuni. Dalam industri keuangan yang dinamis, profesional skeptisisme diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang mungkin terjadi," tutur Conny.