Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berkomentar terkait pergantian Wali Kota Administrasi Jakarta Barat. Diketahui, Uus Kuswanto menggantikan Yani Wahyu Purwoko sebagai Wali Kota Jakarta Barat.
Heru mengatakan, pergantian tersebut hanya lah rotasi biasa. Ia membandingkan rotasi tersebut dengan pergantian jabatannya.
“Ya namanya tour of duty, saya juga tugas muter-muter. Enggak nanya,” kata Heru di Taman Cempaka, Jakarta Timur, Selasa (21/3).
Advertisement
Sebelumnya, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Wali Kota Administrasi Jakarta Barat pada Senin (20/3). Dia disebut bakal menggantikan Yani Wahyu Purwoko sebagai Wali Kota Jakarta Barat.
Fit and proper test ini diadakan di ruang rapat pimpinan DPRD lantai 10. Hadir dalam uji kelayakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi beserta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani dan Khoirudin.
"Saya ke sini melaksanakan undangan dari DPRD untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk menjadi wali kota, yang berdasarkan UU Nomor 29 tahun 2007 terkait dengan Pemprov DKI Jakarta bahwa wali kota atau bupati diangkat oleh Gubernur atas pertimbangan DPRD," kata Uus setelah menjalani fit and proper test.
Di hari yang sama, Heru tak ingin membeberkan alasan pengangkatan Uus itu. Ia meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Joko Agus Setyono.
"Emang kenapa? Tanya sama Pak Sekda. Biasa, rutin (pergantian jabatan)," kata Heru.