Zainudin Amali sudah mengantarkan surat pengunduran dirinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Surat itu dia sampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.
Soal penggantinya, Amali menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto.
"Itu komunikasi antara pak ketua umum dan Pak Presiden, saya juga tidak menanyakan dan Pak Airlangga sudah mengajak saya diskusi tentang berbagai hal yang terjadi, pekerjaan di Kementerian Pemuda dan Olahraga," kata Amali di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (9/3).
Advertisement
Amali Tidak Ikut Campur
Amali tidak ikut campur siapa kader Golkar yang akan mengisi kursi Menpora. Dia mengaku juga tidak mengusulkan orang yang cocok ke Presiden Jokowi.
"Ya enggaklah, hak penggantinya adalah hak prerogatif Bapak Presiden, sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu secara informal," kata politikus Golkar itu.
Setelah mundur, Amali fokus mengurus sepak bola Indonesia melalui PSSI usai terpilih menjadi Waketum. Dia juga akan fokus mengawal Instruksi Presiden No.3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
"Yang sekarang sedang dalam proses disempurnakan yaitu tentang percepatan pembangunan sepakbola nasional jadi masih tetap di lingkungan olahraga tapi fokus ke salah satu cabang olahraga," pungkasnya.