Jabat Kepala Bea Cukai Makassar 1 Tahun 6 Bulan, Andhi Pramono Tinggal di Rumah Dinas

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono menjadi sorotan karena diduga memiliki kekayaan fantastis, termasuk rumah mewah di Cibubur. Namun selama memimpin Bea Cukai Makassar selama 1 tahun 6 bulan, dia hanya tinggal di rumah dinas, Jalan Andi Mappaodang, Makassar.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Jabat Kepala Bea Cukai Makassar 1 Tahun 6 Bulan, Andhi Pramono Tinggal di Rumah Dinas
Kantor Bea Cukai Makassar di Pelabuhan Makassar. ©2023 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono menjadi sorotan karena diduga memiliki kekayaan fantastis, termasuk rumah mewah di Cibubur. Namun selama memimpin Bea Cukai Makassar selama 1 tahun 6 bulan, dia hanya tinggal di rumah dinas, Jalan Andi Mappaodang, Makassar.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Makassar Irwan AS mengatakan, tidak mengetahui harta Andhi Pramono di Sulawesi Selatan (Sulsel). "Selama menjabat di sini, Pak Andhi tinggal di rumah dinas di daerah Mappaodang," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/3).

Irwan mengaku saat ini atasannya itu sedang berada di Jakarta untuk memenuhi panggilan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga Irwan untuk sementara waktu menjadi Pelaksana harian (Plh) Kepala Bea Cukai Makassar. Pemanggilan tersebut terkait klarifikasi viral kepemilikan rumah mewahnya di daerah Cibubur.

"Memang Pak Andhi sekarang dalam rangka ke Jakarta, tentu beritanya harus diklarifikasi," tegasnya.

Dia mengaku enggan mengomentari terkait masalah pribadi atasannya yang saat ini tengah disorot publik. Meski atasannya menuai sorotan atas harta kekayaannya, Irwan mengaku pelayanan kepabeanan dan cukai di kantornya berjalan normal.

"Terkait dengan itu, masalah pribadi. Kami tentunya tidak bisa berkomentar lebih jauh. Terkait dengan pelayanan, Pak Andhi tetap menginstruksikan kepada kita, tetap tenang dan menjawab jika ada yang meminta klarifikasi apalagi terkait dengan tugasnya di Bea Cukai Makassar," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbangsel Nugroho Wahyu Widodo membenarkan Andhi Pramono dipanggil ke Ditjen Kemenkeu. Pemanggilan itu guna memberikan klarifikasi terkait harta kekayaannya yang menjadi sorotan di medsos.

"Sudah dipanggil ke pusat untuk melakukan klarifikasi," tuturnya.

Ia mengaku belum mengetahui hasil klarifikasi Andhi Pramono di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. "Hasilnya ada di pusat, bukan di kanwil," ucapnya singkat.

Sekadar diketahui, sebuah video TikTok memperlihatkan penampakan rumah mewah di kawasan Cibubur ramai jadi perbincangan. Dalam video tersebut disebutkan bahwa rumah mewah bak istana itu adalah milik pegawai Kemenkeu.

Selain itu, diperlihatkan anak Andhi Pramono sempat membeli sebuah baju dengan harga Rp22 juta dan celana panjang seharga Rp1 juta.

Rekomendasi