Koordinasi dengan Pemerintah Selandia Baru, Kapolri Jamin Keselamatan Pilot Susi Air

Satgas Damai Cartenz sedang melakukan komunikasi dengan pihak Selandia Baru terkait warganya yang merupakan pilot pesawat Susi Air Capten Philips M dibawa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Selain membawa pilot dan penumpang, KKB pimpinan Egianus Kogoya membakar pesawat tersebut.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Koordinasi dengan Pemerintah Selandia Baru, Kapolri Jamin Keselamatan Pilot Susi Air
Kapolri Jenderal Listyo Sigit. ©2021 Merdeka.com

Satgas Damai Cartenz sedang melakukan komunikasi dengan pihak Selandia Baru terkait warganya yang merupakan pilot pesawat Susi Air Capten Philips M dibawa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Selain membawa pilot dan penumpang, KKB pimpinan Egianus Kogoya membakar pesawat tersebut.

"Terkait dengan Susi Air, saat ini TNI-Polri dengan anggota Satgas dan Damai Cartenz sedang melakukan penggalian, dan kita sudah bicara dengan beberapa khususnya New Zealand sendiri," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Rabu (8/2).

Sigit menjelaskan, komunikasi yang dimaksud yaitu dengan menyerahkan penuntasan kasus tersebut kepada Satgas Damai Cartenz.

"Serahkan kepada kita dan kita akan ambil langkah-langkah penyelamatan pilot dari Susi Air yang saat ini sedang dalam pencarian," ujar dia.

Tim Gabungan Siapkan Strategi Selamatkan Pilot dan Penumpang Susi Air

Tim gabungan TNI dan Polri saat ini sedang berupaya mencari keberadaan pilot Susi Air beserta 15 orang tukang yang diduga berada di kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengakui, saat ini sedang berkoordinasi untuk melakukan pencarian dan menyelamatkan mereka.

"Tim gabungan sedang melakukan langkah-langkah taktis dan teknis untuk mencari serta menyelamatkan pilot serta masyarakat," kata Brigjen TNI JO Sembiring yang mengaku sudah berada di Timika, Rabu (8/2).

Sebelumnya Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani secara terpisah mengaku, Distrik Paro, Kabupaten Nduga merupakan basis dari KKB pimpinan Egianus Kogoya.

"Egianus dan kelompoknya termonitor sudah enam bulan berada di Paro dan di wilayah itu memang tidak ada aparat keamanan," jelas Kombes Faizal.

KKB pimpinan Egianus, dilaporkan menyandera 15 pekerja bangunan yang sedang membangun puskesmas di Paro, dan Selasa (7/2) pagi dilaporkan membakar pesawat jenis Pilatus Porter milik Susi Air dengan nomor penerbangan PK-BVY dengan pilot Philip Merthens berkebangsaan Selandia Baru. Pesawat melayani penerbangan subsidi dari Timika-Paro membawa lima orang penumpang termasuk seorang bayi.

Lima penumpang pesawat milik Susi Air yaitu Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge,Meita Gwijangge dan Wetina W.

Rekomendasi