Selama tiga hari pembersihan, tumpukan sampah yang menggunung di Pantai Muaro Lasak, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang berhasil diangkut sebanyak 248 ton.
Tumpukan sampah tersebut terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Padang dalam beberapa waktu terakhir ini mulai Senin (23/1) kemarin.
Pantauan merdeka.com, sampah yang menggunung tersebut berupa sampah plastik, botol minuman, baju, hingga ranting kayu.
Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Padang Diko Riva Utama mengatakan, selama tiga hari pembersihan di Pantai Padang sampah yang berhasil diangkut ke TPS sebanyak 31 truk. Pembersihan menggunakan satu alat berat serta 7 truk sampah. Rinciannya, Rabu (25/1) 9 truk sampah yang diangkut kemudian pada Kamis (26/1) sebanyak 7 truk, serta Jumat (27) ada 15 truk.
"Untuk 1 truk sampah bisa memuat 8 ton. Setidaknya hingga 3 hari pembersihan yang dilakukan di Pantai Padang sampah yang berhasil diangkut sudah mencapai 248 ton. Melihat jumlah sampah saat ini, diprediksi lebih banyak dari tumpukan sampah yang terjadi pada hujan di November 2022 kemarin," kata Diko diwawancarai merdeka.com.
Dia mengatakan, sampah tersebut diduga berasal dari sungai di Kota Padang. Kemudian bermuara di laut dan mengakibatkan tumpukan sampah di bibir pantai.
Advertisement
Diko melanjutkan, tumpukan sampah ini kejadian alam yang terus berulang.
Dinas Pariwisata terus melakukan sosialisasi masyarakat tentang pentingnya menjaga sampah hingga terjadi hujan deras sampai tidak bertumpuk di pantai yang juga merupakan salah satu ikonya wisata kota Padang.
"Hingga kini pembersihan masih dilakukan, untuk jumlahnya hari ini nanti kita informasikan pada sore hari. Lamanya waktu pembersihan terjadi karena terkendala cuaca, dan sampah yang datang juga semakin bertambah karena hujan," tutur dia.