Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik keputusan pemerintah pusat mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun warga diminta mengimbanginya dengan tetap waspada dan sadar menjaga kesehatan.
"Berakhirnya PPKM bukan berarti 'ah sudah dicabut bebas saja'. Justru saat ini kita harus bisa kontrol diri. Kita sudah terbiasa pakai masker. Masker sekarang ini sudah seperti handphone atau jam tangan," kata Ganjar Pranowo seusai menghadiri acara purnabakti Kepala Pengadilan Tinggi Agama Semarang Mohammad Yamin Awie di Hotel Patra, Jumat (30/12).
Kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Masyarakat yang belum vaksin ketiga atau booster untuk segera melakukan. Selain itu tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga.
"Maka insyaallah kalau itu dilakukan berarti masyarakat warga mendukung keputusan pencabutan. OK dicabut kami bisa aktivitas tapi kami sendiri juga harus menjaga, itu yang penting,” ungkapnya.
Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan PPKM berakhir. "Dalam beberapa bulan terakhir pandemi Covid-19 semakin terkendali, per 27 Desember 2022, kasus harian 1,7 kasus per 1 juta penduduk," ujar Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/12).
"Setelah mengkaji dan mempertimbangkan tersebut, kita mengkaji 10 bulan, lewat pertimbangan-pertimbangan berdasarkan angka-angka yang ada, pemerintah memutuskan mencabut PPKM," jelasnya.