Gubernur Riau: LGBT Bikin Suami Cerai dengan Istrinya

Gubernur Riau Syamsuar mengajak seluruh pihak untuk bersama mengatasi perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Perilaku ini, marak terjadi di kalangan generasi muda di Riau. Kasus LGBT di Riau semakin memprihatinkan.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Gubernur Riau: LGBT Bikin Suami Cerai dengan Istrinya
Gubernur Riau Harap PM Malaysia Anwar Ibrahim Wujudkan Jembatan Selat Melaka. ©2022 Merdeka.com/Abdullah Sani

Gubernur Riau Syamsuar mengajak seluruh pihak untuk bersama mengatasi perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Perilaku ini, marak terjadi di kalangan generasi muda di Riau. Kasus LGBT di Riau semakin memprihatinkan.

"Perilaku menyimpang ini berdampak ada yang bercerai dengan istri, selain orang dewasa, pelakunya mahasiswa, SMA, SMK, bahkan murid SD," kata Syamsuar pada acara silaturahmi kerja wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Riau di Hotel Mutiara Merdeka, di Pekanbaru, dikutip dari Antara, Sabtu (24/12).

Dia mengatakan, masalah LGBT adalah masalah penyimpangan kodrat manusia sekaligus juga membuat Allah SWT murka. Sementara dari sisi psikologi, kebiasaan jelek ini akan mempengaruhi kejiwaan dan memberi efek yang sangat kuat pada syaraf.

Sebagai akibatnya, katanya lagi, pelaku merasa dirinya bukan lelaki atau perempuan sejati dan justru merasa khawatir terhadap identitas diri dan seksualitas serta banyak pemicu lainnya bisa mengakibatkan mereka makin terlibat kejahatan lainnya.

"LGBT berawal dari pergaulan bebas, bisa terpengaruh pada penggunaan obat-obat terlarang/narkoba, seks bebas hingga terjangkit HIV/AIDS," katanya.

Syamsuar menekankan, semua pihak harus membuka mata untuk mengawal anak, keponakan, saudara, adik dan kerabatnya untuk menekan kasus yang melanggar norma hukum agama, moral dan adat di Bumi Melayu yang identik dengan Islam itu.

Syamsuar mengajak ICMI dan seluruh pihak untuk bersama-sama memperbaiki perilaku LGBT yang melanda generasi Riau itu. Kendati menjadi tantangan berat namun harus diberantas agar tidak berkembang.

Selain merusak citra Riau, citra Melayu yang paling ditakutkan lagi adalah datangnya kutukan Allah.

"Orang tua, pemuka adat, pemuka agama, dan tokoh masyarakat mari bersama-sama bekerja keras memberantas LGBT di bumi Melayu Riau ini agar kita bisa kembali pada jalan yang benar, kembali kepada keimanan dan ketakwaan kepada Allah dan Alquran sebagai pedoman hidup," ujar Syamsuar.

Rekomendasi