Temuan Potongan Jari Manusia Dalam Sayur Lodeh, Polisi Periksa 7 Saksi

Pemeriksaan tambahan tersebut untuk mendalami keterangan Petrus Watu, yang sebelumnya menyatakan potongan jari manusia tersebut pertama kali ditemukan dalam tahu di sayur lodeh yang disantapnya.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Temuan Potongan Jari Manusia Dalam Sayur Lodeh, Polisi Periksa 7 Saksi
sayur lodeh isi jari manusia. ©2022 Merdeka.com/ananias

Satreskrim Polres Belu, Nusa Tenggara Timur terus berupaya mengungkap potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayur lodeh di warung makan Al-Barkah di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur.

Penyidik memeriksa dua orang lagi sebagai saksi. Tambahan dua orang saksi tersebut berasal dari pekerja di warung makan, dan tempat pembuatan tahu.

"Tambahan saksi ada dua orang dari pihak warung, anak-anak tukang masak dan satu dari tempat pembuatan tahu," kata Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Djafar Awad Alkatiri, Sabtu (17/12).

Menurutnya, sudah tujuh orang yang dimintai keterangan oleh penyidik, terkait potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayur lodeh tersebut.

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi pelapor yakni, Petrus Watu (30) warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

"Pemeriksaan tambahan juga dilakukan kepada saksi pelapor," kata Djafar.

Pemeriksaan tambahan tersebut untuk mendalami keterangan Petrus Watu, yang sebelumnya menyatakan potongan jari manusia tersebut pertama kali ditemukan dalam tahu di sayur lodeh yang disantapnya.

"Saksi pelapor juga kita dalami keterangannya karena keterangan awalnya dia menyatakan potongan jari ada di dalam tahu, biar lebih jelasnya seperti apa begitu," jelas Djafar.

Rekomendasi