Penyidik Reserse Kriminal Polres Belu akan masih menyelidiki pemilik potongan jari manusia yang ditemukan warga dalam sayur lodeh. Mereka akan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk diperiksa tim forensik.
"Rencananya dalam waktu dekat, paling tidak besok akan dibawa ke RSB," kata Kasat Reskrim Polres Belu Iptu Djafar Awad Alkatari, Kamis (15/12).
Menurut Djafar, pihaknya melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, untuk melakukan pemeriksaan terhadap bukti potongan jari manusia tersebut.
Bukti potongan jari manusia yang saat ini diamankan di Puskesmas Manleten, akan dibawa untuk diserahkan ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda NTT di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly untuk diperiksa ahli.
"Tes secara forensik diharapkan nantinya akan mengungkap identitas dan juga asal usul organ tubuh manusia tersebut. Nanti akan dilakukan tes oleh ahli di RSB," ujar Djafar.