6 Website Milik OPD Sumsel Diretas, Hacker: Anggaran Jangan Dikorupsi

Website resmi milik enam organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diretas. Peretas menuliskan sejumlah pesan, di antaranya meminta agar anggaran tidak dikorupsi.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
6 Website Milik OPD Sumsel Diretas, Hacker: Anggaran Jangan Dikorupsi
Ilustrasi hacker. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Website resmi milik enam organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diretas. Peretas menuliskan sejumlah pesan, di antaranya meminta agar anggaran tidak dikorupsi.

Keenam website yang diretas yakni milik Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (blhp.sumselprov.go.id), Dinas Kehutanan (dishut.sumselprov.go.id), Dinas Perpustakaan (dispustaka.sumselprov.go.id). Kemudian Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (rskgm.sumselprov.go.id), Kesbangpol Provinsi Sumsel (kesbangpol.sumselprov.go.id), dan daftarsimdapro.sumselprov.go.id.

Peretasan diduga terjadi pada 10 Oktober 2022. Hingga kini keenam website tersebut belum dapat dibuka.

Sangat Mudah Dijebol

Peretas keenam website itu mengatasnamakan Pancasila Cyber Team dan Jombang Hacked Crew Cidro Xploiter10 Geng10. Mereka mengingatkan pemerintah setempat untuk meningkatkan keamanan website karena sangat mudah dijebol.

"Teruntuk pemerintah jangan anggaran bikin website saja yang gede, benerin tuh website banyak bug-nya. Developer-nya cuma ngopi doang anggaran saja gede, website gampang diretas. Makanya jangan kebanyakan korupsi bos #DarimasyarakatUntukpemerintah," tulis peretas.

"Di salah satu subdomain Sumsel user dan password admin sangat lemah sekali. Kalo bisa situsnya lebih diperkuat lagi keamanannya. Soalnya di beberapa sub domain masih ada banyak bug," sambungnya.

Kadis Kehutanan Sumsel Pandji Tjahjanto mengaku belum mengetahui website milik dinasnya diretas. Dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk masalah ini.
"Belum tahu saya, saya akan cari informasi dulu," ungkap Pandji, Selasa (18/10).

Rekomendasi