Satgas: 3,85 Juta Hewan Ternak Telah Divaksinasi PMK

Hewan ternak yang dinyatakan mati akibat PMK di seluruh Indonesia terdiri atas 9.168 sapi, 220 kerbau, 46 domba dan 98 kambing.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Satgas: 3,85 Juta Hewan Ternak Telah Divaksinasi PMK
Vaksin PMK pada ternak. ©2022 Merdeka.com/Dok. Pemkab Probolinggo

Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku menyatakan 3.855.737 ekor hewan ternak telah menjalani vaksinasi PMK hingga Selasa (11/10) siang. Berdasarkan laporan Satgas PMK, hewan yang telah divaksinasi terdiri atas 3.487.873 ekor sapi, 71.982 kerbau, 47.066 domba, 118.821 kambing, dan 130.004 babi.

Dari laporan tersebut diketahui bahwa PMK telah menyerang hewan ternak di 303 kabupaten/kota dari 24 provinsi di Indonesia. Satgas melaporkan 549.918 hewan ternak telah terjangkit PMK, sebanyak 442.426 sembuh, 85.531 belum sembuh, dan 9.535 ekor mati.

Hewan ternak yang dinyatakan mati akibat PMK di seluruh Indonesia terdiri atas 9.168 sapi, 220 kerbau, 46 domba dan 98 kambing. Sedangkan jumlah hewan ternak yang dipotong bersyarat berjumlah 12.426 ekor. Dilansir Antara.

Sejumlah upaya dilakukan untuk mencegah PMK antara lain membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans, melarang pemasukan ternak dari daerah lain, karantina dengan ketat, manajemen pemeliharaan yang baik, meningkatkan sanitasi, mendesinfeksi kandang dan sekitarnya secara berkala.

Koordinator Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) Wiku Adisasmito menyatakan penyelenggaraan kegiatan vaksinasi PMK dapat mempengaruhi ketahanan pangan secara nasional.

Wiku menuturkan dalam salah satu jurnal yang dirilis pada tahun 2021, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan dengan baik, akan mengembalikan produktivitas dari hewan-hewan ternak yang sebelumnya telah terkena PMK atau terjangkit PMK.

"Vaksinasi memiliki dampak secara langsung maupun tidak langsung pada ketahanan pangan nasional," kata Wiku.

Rekomendasi