Dinkes Jabar Pastikan Seorang Warga Sumedang Tidak Terkena Cacar Monyet

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar), Ryan Bayusantika Rusnandi menegaskan cacar monyet atau monkeypox belum ada di wilayahnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dinkes Jabar Pastikan Seorang Warga Sumedang Tidak Terkena Cacar Monyet
Ilustrasi pasien Covid-19 di rumah sakit. ©2021 Merdeka.com/liputan6.com

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar), Ryan Bayusantika Rusnandi menegaskan cacar monyet atau monkeypox belum ada di wilayahnya.

Adapun soal Warga Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang yang diduga mengalami cacar monyet dipastikan hanya terkena cacar biasa.

"Suspek monkeypox itu belum ada di Jabar. Contohnya kemarin yang ramai dibicarakan di Sumedang, itu oleh klinis di RSUD Sumedang pun itu tidak ada," kata Ryan, Kamis (25/8).

Hasil koordinasi pihaknya dengan RSUD Sumedang, satu warga Sumedang yang diduga cacar monyet, hanya menderita cacar biasa.

Menurutnya, gejala yang diperlihatkan oleh pasien tidak memperlihatkan sedikitpun ciri-ciri terpapar virus cacar monyet atau monkeypox.

Pihaknya menjelaskan bahwa gejala cacar monyet memiliki ciri yang sangat khas, dan gejala monkeypox, pertama kali bisa dilihat pada ruang cacar besar di daerah wajah dengan di telapak tangan dan kaki.

"ini lebih ke cacar biasa atau penyakit lain dengan infeksi bakteri, dan tidak ada pembesaran kelenjar getah bening yang merupakan gejala khas dari cacar monyet," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumedang, Dadang Sulaeman mengatakan, ada satu pasien yang diduga terinfeksi monkeypox. Adapun pasien itu diketahui bekerja di Jakarta dan pulang ke kampung halamannya lantaran sakit, dengan keluhan mual disertai bintik-bintik dibagian anggota tubuhnya, serta kindisinya terkapar lemas.

Sebelum ditangani oleh RSUD Sumedang, dia menjelaskan bahwa pihaknya terlebih dahulu mendapatkan notifikasi dari Puskesmas Ciawitali, Kabupaten Garut yang berada di perbatasan antara Garut dan Sumedang dengan laporan medis bahwa ada warga Sumedang yang memiliki keluhan tersebut.

"Jadi sebelumnya pada tanggal 20 Agustus 2022, kita dapat notifikasi dari Kabupaten Garut, ada pasien yang datang ke puskesmas Ciawitali, Kabupaten Garut dengan keluhannya merasakan mual, bintik-bintik di wajah, tangan, kaki serta terasa lemas, orangnya orang Sumedang," ujar Dadang saat dikonfirmasi, Rabu (24/8).

Rekomendasi