Pemkab Bogor Gelar Lomba Gali Kubur, Juara Pertama Dihadiahi Rp5 Juta

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, menggelar lomba menggali kubur di kawasan TPU Pondok Rajeg, Cibinong, Selasa (29/3). Sebanyak 32 penggali kubur dari delapan TPU se-Kabupaten Bogor ikut serta dalam kegiatan ini.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Pemkab Bogor Gelar Lomba Gali Kubur, Juara Pertama Dihadiahi Rp5 Juta
Lomba gali kubur di Kabupaten Bogor. ©2022 Merdeka.com/Rasyid Ali

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, menggelar lomba menggali kubur di kawasan TPU Pondok Rajeg, Cibinong, Selasa (29/3). Sebanyak 32 penggali kubur dari delapan TPU se-Kabupaten Bogor ikut serta dalam kegiatan ini.

Para peserta lomba dinilai berdasarkan beberapa aspek yakni: kecepatan, kerapian hingga ketepatan ukuran. Pemenang pertama berhak atas hadiah uang tunai Rp5 juta

Baca juga: Momen Haru Anjing Setia Berusaha Gali Tanah Kuburan Ditinggal Pemiliknya

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, melainkan bentuk apresiasi Pemkab Bogor kepada para penggali kubur, terutama setelah mereka bekerja keras selama pandemi Covid-19.

"Esensinya bukan lomba. Tapi ingin mengangkat harkat martabat mereka sekaligus Ibu Bupati ingin mengapresiasi mereka. Karena profesi ini tersembunyi namun memiliki makna sosial yang tinggi," kata Ajat.

Tidak Semua TPU Ikut Serta

Ajat memaparkan, lomba gali kubur ini diikuti petugas dari TPU Pondok Rajeg, TPU Bogor Asri, TPU Tajurhalang, TPU Babakanmadang, TPU Cipenjo, TPU Jonggol, TPU Rancabungur dan TPU Gunungputri.

Hanya delapan TPU yang mengikuti lomba ini, karena tidak semua TPU memiliki petugas gali kubur yang mencukupi. Untuk menggali satu lubang kubur dibutuhkan minimal empat orang.

"Iya seperti di Cariu itu cuma empat orang. Kalau diikutkan lomba, lalu ada yang meninggal dan ingin dikuburkan di TPU tidak ada petugas kan repot," jelas Ajat.

Dapat Bantuan Sembako

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Bogor Ade Yasin. Dia memberikan santunan paket sembako untuk para petugas penggali kubur secara simbolis.

Ade mengungkapkan, petugas gali kubur merupakan profesi yang mulia. "Bayangkan saja dulu waktu Covid-19 sedang tinggi, mereka bisa menguburkan hingga 50 orang dalam sehari. Kapan pun dan berapa pun mereka tetap lakoni dengan segala risikonya. Jadi harus diapresiasi," ucap Ade.

Lomba gali kubur kali ini dimenangkan petugas TPU Tajurhalang. Mereka berhak atas uang tunai Rp5 juta, disusul juara kedua diraih petugas dari TPU Jonggol.

Rekomendasi