Seiring kembali meningkatnya kasus kasus Covid-19 akhir-akhir ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal mengaktifkan kembali keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Jogo Tonggo, baik di tingkat kelurahan atau kecamatan. Hal tersebut dirasa penting guna mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19.
“Warga yang isoman tenang aja, kan (Satgas) Jogo Tonggo yo wis diaktifkan. Sudah mulai aktif, sudah banyak yang isoman soale,” ujar Gibran saat ditemui di balai kota, Kamis (10/2).
Gibran meminta masyarakat tidak khawatir dengan meningkatnya kasus corona saat ini. Apalagi zona-zonanya sudah kelihatan.
“Belum ada zona RT-RW yang kita lockdown kok, tenang wae,” katanya.
Gibran menilai, keberadaan satgas Jogo Tonggo efektif. Terutama dalam mencegah penularan Covid-19. Mereka juga berfungsi untuk mengawasi keberadaan warga yang sedang melakukan isolasi mandiri
Gibran mengatakan berdasarkan zona perkembangan kasus Covid-19, semua wilayah di Solo sudah banyak yang terkonfirmasi.
“Ini masih kuning semua, kan datanya bisa diakses,” katanya.
Terksit peningkatan kasus Covid-19 di Solo Gibran tak ingin menyalahkan masyarakat yang dinilai sudah mulai abai protokol kesehatan.
“Rasah (tidak usah) nyalahke sopo-sopo lah. Nyalahke aku. Saya kan sudah sering bilang, Februari-Maret akan kita antisipasi naik. Itu aja, rapopo (tidak apa) kok, tenang wae,” tandasnya.
Putra Presiden Jokowi menambahkan. selain mengaktifkan Satgas Jogo Tonggo, upaya lain yang dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 adalah dengan mempercepatan program vaksinasi lanjutan atau booster.
“Jumlah warga yang disuntik vaksin booster kan masih sedikit. Kita nunggu pasokan vaksin, yang kita terima kan masih terbatas,” pungkas Gibran.