Indonesia kedatangan 12.470.900 dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca melalui jalur pembelian langsung pada Selasa (28/12). Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, mengatakan vaksin ini segera didistribusikan ke daerah.
"Vaksin yang datang ini akan segera didistribusikan ke titik-titik wilayah yang membutuhkan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Rabu (29/12).
Dia memastikan pemerintah terus mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi nasional untuk membangun herd immunity. Perluasan sasaran dilakukan dengan menambahkan anak usia 6 sampai 11 tahun ke dalam target vaksinasi.
"Vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi diri dan bangsa dari ancaman Covid-19," tegasnya.
Johnny menyebut, saat ini ada 11 jenis vaksin Covid-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Rinciannya, Sinovac, Vaksin Covid-19 Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Johnson & Johnson, Convidecia, Vaksin Zifivax, dan Vaksin Covovax.
Terkait terdeteksinya varian Omicron di Indonesia, Johnny meminta masyarakat tidak panik. Namun, masyarakat harus lebih waspada, mematuhi protokol kesehatan, dan mengikuti imbauan pemerintah.
"Sebagaimana arahan Bapak Presiden Jokowi, adanya Omicron ini haruslah membuat kita lebih mawas diri, vaksinasi bagi yang belum, dan tetap menjaga protokol kesehatan," tutupnya.