Ikuti Instruksi Mendagri, Plt Gubernur Sulsel Wajibkan Penggunaan PeduliLindungi

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mewajibkan warga untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses sejumlah tempat. Kebijakan itu mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Ikuti Instruksi Mendagri, Plt Gubernur Sulsel Wajibkan Penggunaan PeduliLindungi
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana. ©2021 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mewajibkan warga untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses sejumlah tempat. Kebijakan itu mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Andi Sudirman mengatakan meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 tidak diberlakukan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, masyarakat tetap wajib melaksanakan aturan. Hal ini diperlukan untuk penanggulangan Covid-19, apalagi varian baru Omicron telah masuk ke Indonesia.

"Tentu kita sadari bersama varian baru Omicron telah diidentifikasi masuk di Indonesia dan kita berharap mudah-mudahan Sulsel tetap dilindungi serta tetap dalam suasana tenang. Paling penting bagaimana warga masyarakat tetap patuh,” ujarnya seusai menjadi Inspektur Upacara (Irup) Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 di Lapangan Karebosi Makassar, Kamis (23/12).

Andi Sudirman mengaku sudah membuat aturan terkait larangan perayaan tahun baru. Pertama, hotel, pusat perbelanjaan, tempat wisata dilarang merayakan malam pergantian tahun yang dapat menimbulkan kerumunan massa.

"Kapasitas maksimal pengunjung tempat keramaian harus menjaga kondisi pada situasi 75 persen pengunjung, dengan memberlakukan sistem buka tutup," kata dia.

Selain itu, warga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi di semua tempat, termasuk rumah makan, pusat perbelanjaan/mal. Hal itu agar mudah mengontrol pergerakan warga.

"Terakhir pelaksanaan kegiatan sosial diizinkan dengan maksimal pengunjung 50 orang dan wajib tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan protokol kesehatan secara ketat," tuturnya.

Operasi Lilin 2021

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Inspektur Jenderal Pol Nana Sudjana mengatakan, pihaknya akan menggelar Operasi Lilin 2021 pada momen Nataru. Dalam operasi itu, kata Nana, setidaknya 4.760 personel dari sejumlah instansi dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

"Jumlah personel pengamanan operasi lilin yang disiapkan 4.670 orang di Sulsel. Rinciannya 2.420 personel dari Polri dan 2.230 instansi terkait seperti TNI dan Pemda," bebernya.

Selain itu, Polda Sulsel mendirikan 61 pos pengamanan, 20 pos pelayanan dan 4 pos terpadu. Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyatakan pihaknya memberikan jaminan keamanan bagi umat kristiani yang akan melaksanakan Natal.

"Tujuannya menjamin keamanan kegiatan ibadah Nasrani yang akan Natalan. Selain itu mengamankan malam tahun baru," ucapnya.

Rekomendasi