SAR Hentikan Pencarian, 2 Korban Mobil Masuk Jurang di Pakpak Barat Belum Ditemukan

Lanjut Sariman, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi dan mengidentifikasi lima orang korban mobil masuk jurang tersebut yakni Arman Yusuf (50), Fitri Elfirati (26), M Amri Lubis (30), Tata Agusnianti (22), dan Khairumi (22). Lima orang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Anugrah Yogi Pranata
Oleh Anugrah Yogi Pranata - Reporter
SAR Hentikan Pencarian, 2 Korban Mobil Masuk Jurang di Pakpak Barat Belum Ditemukan
Garis polisi. Liputan6

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap korban mobil yang masuk jurang di Kabupaten Pakpak Barat, Sumatera Utara. Humas SAR Medan, Sariman Sitorus, mengatakan dua dari tujuh orang yang belum ditemukan akhirnya dinyatakan hilang.

"Kemarin pencarian sudah dihentikan. Operasi dihentikan karena sudah sesuai prosedur standar operasional tujuh hari. Memang itu hasil evaluasi bersama keseluruhan tim termasuk keluarga korban," kata Sariman, Selasa (21/12).

Lanjut Sariman, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi dan mengidentifikasi lima orang korban mobil masuk jurang tersebut yakni Arman Yusuf (50), Fitri Elfirati (26), M Amri Lubis (30), Tata Agusnianti (22), dan Khairumi (22). Lima orang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Sedangkan dua korban yang dinyatakan hilang yaitu Masdi (49), dan Sudarseh (68)," ujarnya.

Kendati demikian, tim SAR gabungan masih akan terus melakukan pemantauan terhadap dua korban yang dinyatakan hilang tersebut.

"Makanya tidak ditutup hanya dihentikan pencarian dilanjutkan dengan pemantauan. Jadi apabila ada temuan kami evakuasi," tandas Sariman.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit minibus jenis Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BL 1547 EF dilaporkan jatuh ke jurang di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Barat, Sumatra Utara, Minggu (12/12) sekitar pukul 05.00 WIB. Mobil berpenumpang tujuh orang itu jatuh tepat di aliran Sungai Lae Kombih.

Kasi Humas Polres Pakpak Barat, Bripka Jaswadi Hutagalung, menjelaskan mobil yang dikemudikan oleh Arman Yusuf (50) datang dari arah Subulussalam, Aceh, menuju ke arah Sidikalang. Setibanya di tempat kejadian mobil itu oleng dan masuk ke jurang.

"Diduga karena sopirnya mengantuk sehingga mobil yang dikemudikannya oleng ke kanan jalan dan masuk ke dalam jurang. Kemudian, mobil masuk ke dalam aliran sungai yang mengakibatkan pengemudi serta penumpangnya tenggelam," jelasnya.

Rekomendasi