Charta Politika Indonesia menemukan angka kepuasan terhadap pemerintah meningkat dibandingkan periode Juli 2021. Peningkatan terjadi sekitar 7,7 persen pada periode akhir tahun 2021.
Publik tergolong puas terhadap kinerja pemerintah. Tingkat kepuasan berada pada angka 70,1 persen, sementara tingkat ketidakpuasan berada pada angka 29,4 persen. Sementara yang tidak memberikan tanggapan hanya sekitar 0,6 persen.
Tingkat kepuasan tersebut meningkat jika dibandingkan survei pada Juli 2021 lalu. Di mana tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah 62,4 persen dan tingkat ketidakpuasan berada di 34,1 persen. Sementara 3,5 persen tidak tau atau tidak menjawab.
Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tertinggi berada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah & DI Yogyakarta, dan Bali,NTB & NTT. Sementara tingkat kepuasan terendah berada di wilayah Sulawesi, DKI Jakarta & Banten, dan Sumatera.
Survei dilakukan pada tanggal 29 November – 6 Desember 2021 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1200 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±(2.83%) pada tingkat kepercayaan 95%.
Pada survei ini juga menyajikan tren dari data hasil survei yang diperoleh pada survei lapangan periode 20-27 Februari 2020 dan 12 -20 Juli 2021, serta data hasil survei menggunakan telepon yang dilakukan pada periode 1-8 Mei 2020, 6-13 Juni 2020, 6-12 Juli 2020, 26-29 Januari 2021, 24-28 Februari 2021, dan 20-24 Maret 2021 untuk melihat dinamika perubahan persepsi publik selama masa pandemi Covid-19.