KPI Bentuk Tim Investigasi Internal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Mulyo menerangkan, internal KPI Pusat telah melakukan banyak hal seperti berkomunikasi dengan korban, psikolog dan orang tua korban serta pihak-pihak yang melakukan penyelidikan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
KPI Bentuk Tim Investigasi Internal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
kpi. ©2012 Merdeka.com

Komisi Penyiaran Pusat (KPI) membentuk tim internal untuk menginvestigasi dugaan penindasan dan pelecehan seksual yang menimpa salah satu karyawan mereka berinisial MS.

Namun, Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo menolak membeberkan hasilnya ke publik. Dia khawatir, hasil investigasi tersebut bisa mempengaruhi penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Jakpus maupun Komnas HAM.

"Kalau kami publish bisa jadi dilihat tidak obyektif karena itu sepenuhnya diserahkan ke kepolisian maupun Komnas HAM," katanya saat konferensi pers, Selasa (30/11).

Dia menerangkan, internal KPI Pusat telah melakukan banyak hal seperti berkomunikasi dengan korban, psikolog dan orang tua korban serta pihak-pihak yang melakukan penyelidikan.

"Jadi sebatas menanyakan bagaimana hasil perkembangan kasus ini. Jadi kami tidak melakukan intervensi baik itu di Komnas Ham atau pun yang di Polres," ujarnya.

Terkait kerja tim investigasi internal, Mulyo mengungkapkan, temuannya hanya disampaikan ke Kominfo dan DPR. Dia mengatakan, tak akan membocorkan ke publik.

"Kami ingin apa yang dilakukan Komas HAM dan kepolisian. Itu lah nanti yang mungkin bisa lebih obyektif untuk melihat kasus ini," tandasnya.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi