BKKBN Beri Penghargaan Kabupaten Banggai dalam Inovasi Cegah Stunting 2021

Keluarga Berencana Nasional Pusat (BKKBN) memberikan penghargaan kepada Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dalam inovasi cegah stunting 2021. Kabupaten itu mengalahkan sejumlah peserta yang ikut Inovasi yang terdiri dari 95 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi Se Indonesia.

Rita
Oleh Rita - Reporter
BKKBN Beri Penghargaan Kabupaten Banggai dalam Inovasi Cegah Stunting 2021
BKKBN beri penghargaan untuk banggai. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Keluarga Berencana Nasional Pusat (BKKBN) memberikan penghargaan kepada Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dalam inovasi cegah stunting 2021. Kabupaten itu mengalahkan sejumlah peserta yang ikut Inovasi yang terdiri dari 95 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi Se Indonesia.

Penghargaan diberikan secara simbolis oleh Badan Kependudukan dan melalui virtual zoom meeting Kick Off, Kamis 25 November 2021 lalu.

Secara Virtual Zoom meeting di gelar di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai. Ikut dalam penerimaan penghargaan secara simbolis, Kepala Dinkes Banggai, Kepala BKKBN Banggai, Kepala DP2KBP3A, Perwakilan Pertamina, Sekcam Balantak, Kabag Humas, Asosiasi Kesehatan Kabupaten Banggai bersama motivator pendamping.

Kabupaten Banggai meraih juara pertama dalam kategori kolaborasi lintas sektor yakni SEHATI, yang langsung diterima oleh Sofiana Nur Khasanah sebagai Pemenang Kategori.

Disusul dengan Kota Palu dalam kategori penggunaan tekhnologi informasi yakni Mom’s Care yang diterima langsung oleh Rosmiana Nur.

Program pencegahan stunting Kabupaten Banggai telah menyasar 5.445 penerima manfaat pada 2021. Dan pada 2020, inovasi SEHATI diluncurkan. Yakni program jemput bola sebagai siasat dalam mencegah stunting saat situasi pandemic covid 19.

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka mengatakan, komitmennnya dalam mencegah stunting di hadapan Kepala BKKBN Pusat, Direktur Institut Habibie dan Ketua Umum PP ADINKES.

”Saya bersama masyarakat Kabupaten Banggai mengucapkan terima kasih atas penghargaan inovasi SEHATI anak dan Ibu Tercinta yang mana tadi dinyatakan sebagai pemenang satu untuk kategori kolaborasi lintas sektor,” ucap Bupati Banggai dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/11).

Bupati menambahkan, pihaknya telah bekerja sama lintas sektor tak hanya instansi, perusahaan yang ikut terlibat sepenuhnya mendukung stunting hingga berjalan dengan baik. Pihaknya juga mengikutkan 6 motivator yang sedang menyaksikan bersama di ruang rapat khusus meskipun hanya satu yang menang dalam inovasi tersebut.

”Kami akan berinisiatif memberikan hadiah kepada kategori yang tidak sempat menang berupa uang tunai kepada peserta. Ini merupakan kontribusi dan upaya mereka dalam pencegahan dan penurunan stunting perlu kita apresiasi,” tegas Bupati.

Sementara itu, Ketua Umum PP ADINKES, M Subuh mengapresiasi Kepala daerah yang berhasil menurunkan atau melakukan aksi cegah stunting.

“Semoga inovasi yang ada di tahun ini dapat dikembangkan dan diperluas untuk jadi contoh kepada daerah lain dan menjadi suatu pedoman ke depan,” tutupnya.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi