Anggota KKB Temianus Magayang Diciduk saat Naik Mobil, 1 Pistol Disita

Faisal menjelaskan penangkapan terhadap Temianus, diikuti dengan tiga sampai empat orang yang ikut diamankan ketika berada dalam mobil bersamanya. Namun polisi masih belum bisa memastikan apakah mereka terlibat dalam aksi KKB.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Anggota KKB Temianus Magayang Diciduk saat Naik Mobil, 1 Pistol Disita
ilustrasi borgol. © flagstaff-lawyer.com

Temianus Magayang, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, diringkus di Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua. Temianus merupakan orang yang telah dimasukan ke daftar pencarian orang (DPO) sejak 2020.

"Iya, tadi siang ditangkap, di Dekai ya Ibu Kota Kabupaten Yahukimo. Dia (Temianus) lagi jalan di jalan gunung naik mobil," kata Kasatgas Gakkum Nemangkawi Kombes Faisal Ramadhani saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (27/11).

Faisal menjelaskan penangkapan terhadap Temianus, diikuti dengan tiga sampai empat orang yang ikut diamankan ketika berada dalam mobil bersamanya. Namun polisi masih belum bisa memastikan apakah mereka terlibat dalam aksi KKB.

"Ada beberapa orang tiga sampai empat orang di dalam mobil begitu ya. Sedang didalami kalau yang itu (keterlibatan KKB)," ujarnya.

Ketika penggerebekan Temianus yang sedang menuju kawasan Dekai dari Kali'i melalui jalan gunung, petugas juga turut menemukan satu pucuk senjata rakitan dari tangan pelaku.

"Iya, ada senjata rakitan satu," ujarnya.

Temianus masuk dalam DPO sejak satu tahun lalu, tepatnya pada 19 September 2020 oleh Polres Yahukimo. Lantaran, terlibat aksi pembunuhan terhadap staf KPU Yahukimo atas nama Hery Jovinsky (MD) di Jembatan Brasa Dekai Yahukimo tanggal 11 Agustus 2020.

"Dari 2020 penembakan staf KPU. Dan dia juga terlibat di beberapa kejadian (teror) di Yahukimo. Ya dia ikut terlibat," katanya.

Usai Temianus berhasil ditangkap Satgas Nemangkawi, kata Faisal, masih membidik beberapa buronan lagi yang telah masuk dalam pantauan untuk kemudian ditangkap.

"Iya masih ada beberapa yang kita pantau mudah-mudahan bisa kita tangkap," katanya.

Rekomendasi