Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menjelaskan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) adalah ajang untuk mendobrak batas diri sehingga bisa menjadi pemenang. Hal tersebut jelaskan Ma'ruf saat meresmikan Pembukaan Peparnas XVI Tahun 2021 di Stadion Mandala Jayapura, Provinsi Papua, Jum'at (5/11).
"Peparnas juga bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi lebih dari itu, ini adalah pembuktian adanya semangat kesetaraan dan persamaan bagi kita semua," katanya.
Ma'ruf juga menjelaskan ajang Peparnas juga merupakan pembuktian komitmen pemerintah untuk memberikan perlakuan yang setara bagi setiap warga negara.
"Mari kita rayakan kesetaraan ini dalam semangat persaudaraan sesama anak bangsa sesuai dengan semboyan, Sehati Mencapai Tujuan, Ciptakan Prestasi," ajak Wapres bersemangat.
Dia juya yakin bahwa pelaksanaan Pekan Paralimpik ini akan sukses kembali seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua pada Oktober lalu. Menurutnya hal ini karena masyarakat Papua adalah pecinta olahraga dan tuan rumah yang hangat.
"Sukses ini, sekali lagi, akan dicatat dalam sejarah yang akan selalu dikenang dalam hati seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Pada kesempatan ini, Ma'ruf menyampaikan apresiasinya kepada seluruh kontingen dari seluruh wilayah tanah air yang akan berlaga dalam Peparnas Papua kali ini.Para atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh pendukung Peparnas kata dia adalah obor yang menyalakan semangat untuk meraih prestasi dan pantang menyerah.
"Tularkan jiwa yang tidak pernah takut gagal, sukses menanti kalian semua," harapnya.
Ma'ruf juga memberikan semangat kepada para atlet yang merupakan para penyandang disabilitas harus mampu melakukan apa yang orang lain bisa lakukan. Sehingga bisa meraih prestasi yang melampaui cita-cita.
"Hambatan tidak boleh menghalangi cita-cita meraih prestasi," katanya.
Wapres menyatakan pembukaan Peparnas ini lebih istimewa sebab untuk pertama kalinya yang membuka acara adalah Wapres, sementara penutupan oleh presiden.
"Pada PON yang lalu Presiden membuka acara dan saya yang menutup. Sebaliknya pada acara ini saya yang membuka dan Presiden yang nanti akan menutupnya. Ini baru terjadi di tanah Papua. Papua Memang Hebat. Papua Kam Tra Kosong," katanya.
Masih dalam sambutannya, Wapres menyatakan Paralimpik akan sama suksesnya dengan gelaran PON ke-20
"PON ke-20 yang lalu sukses luar biasa. Saya yakin Paralimpik ini akan sukses kembali, karena masyarakat Papua adalah masyarakat pecinta olahraga dan masyarakat Papua adalah tuan rumah yang hangat. Sukses ini, sekali lagi, akan dicatat dalam sejarah yang akan selalu dikenang dalam hati seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.
Wapres menyatakan Peparnas adalah ajang yang sangat istimewa, sebab event ini untuk mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang. Selain itu, event ini adalah pembuktian adanya semangat kesetaraan dan persamaan bagi kita semua.