Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Ganip Warsito melepas gerakan mobil masker di depan Gedung Balai Prajurit M.Yusuf Kota Makassar. Pelepasan mobil masker dilakukan secara simbolis dengan mengangkat bendera bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.
Dalam sambutannya, Ganip mengatakan, kegiatan Gerakan Mobil Masker menjadi bagian dari implementasi pelaksanaan program Satgas Penanganan Covid-19 berkaitan dengan perubahan perilaku masyarakat. Adapun tujuannya adalah memberikan edukasi, sosialisasi dan mitigasi dari penuluaran virus SARS-CoV-2.
"Edukasi dan sosialisasi terhadap protokol kesehatan, khususnya di dalam penggunaan masker. Lalu juga memberikan mitigasi dengan memberikan masker, edukasi kepada masyarakat menggunakan masker yang benar dan membiasakan menggunakan masker sehari-hari,” jelasnya, Jumat (8/10).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini menganalogikan masker sebagai payung di saat hujan. Payung tidak bisa menghentikan air yang berjatuhan, namun bisa melindungi manusia dari hujan.
Karena itu, masker sangat penting untuk digunakan agar tidak terpapar Covid-19. Selain masker, vaksin juga sangat diperlukan untuk menekan risiko sakit berat saat terjangkit Covid-19.
“Masker dan vaksin tidak bisa menghentikan atau menghilangkan Covid-19 di muka bumi ini. Tapi masker bisa mengurangi atau menghindari keterpaparan kita dari Covid-19 dan vaksin bisa mengurangi kefatalan apabila terpapar Covid-19,” ucapnya.
Usai upacara pelepasan, para relawan yang bertugas dalam program ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’ menyasar beberapa titik seperti terminal, mal, pusat-pusat perbelanjaan dan kuliner serta lokasi lain yang berpotensi terjadi kerumunan di Kota Makassar. Selain membagikan masker, para relawan juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker di masa pandemi Covid-19.
Kota Makassar menjadi rangkaian dari program ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’ setelah sebelumnya diselenggarakan di DKI Jakarta, Malang, Denpasar, Banda Aceh, Jayapura, Timika, beberapa kota di jalur Pantura, Pangandaran dan beberapa lokasi lainnya. Gerakan tersebut rencananya juga akan diselenggarakan di Manado esok hari.