Presentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 96,03 Persen

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 37.364 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 35.878 orang atau 96,03 persen, meninggal dunia sebanyak 974 orang atau 2,60 persen dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 512 orang 1,37 persen.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Presentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 96,03 Persen
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. ©Istimewa

Seiring berjalannya waktu kasus sembuh yang terus bertambah secara otomatis meningkatkan presentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar.

Berdasarkan data resmi pada Selasa (28/9) pasien sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 27 orang. Penambahan ini turut meningkatkan presentase kesembuhan pasien menjadi 96,03 persen. Sementara itu kasus positif bertambah 24 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 2 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus Covid-19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," kata Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 37.364 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 35.878 orang atau 96,03 persen, meninggal dunia sebanyak 974 orang atau 2,60 persen dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 512 orang 1,37 persen.

Pihaknya, mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” ujarnya.

Dewa Rai juga mengatakan, bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ujar Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan,." ujar Dewa Rai.

Rekomendasi