Satu unit rumah di Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau terbakar, Sabtu (18/9) sekitar pukul 01.30 Wib dini hari. Seorang ibu, M (45), dan anaknya, A (11), menjadi korban dalam bencana itu.
"Benar dua orang menjadi korban. Ibu dan anaknya," kata Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga kepada merdeka.com, Senin (20/9).
Dedek mengatakan, kuat dugaan kebakaran itu terjadi akibat lampu teplok yang digunakan korban sebagai penerangan di rumah. Lampu itu diduga jatuh dan membakar kasur yang ada di bawahnya.
Saat kejadian, kedua korban tengah tertidur di kamar depan. "Mereka sempat berupaya mematikan api menggunakan air. Bahkan bersama tiga orang anak lainnya, korban berusaha memindahkan kasur yang terbakar itu. Tapi api malah menyambar kain gorden, juga tumpukan kain yang ada di lokasi," tuturnya.
Api terus membesar hingga menyambar tabung gas dan 8 botol bensin yang ada di dapur rumah korban. Tiga anak korban yakni Jul (16), Nasit (8) dan Nurwahida (14) sempat keluar rumah untuk mencari pertolongan. Sementara kedua korban justru terjebak di dalam rumah yang terbakar tersebut.
"Korban M dan A ditemukan dengan luka bakar. Keduanya ditemukan di reruntuhan batu bata," jelasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB. Pemadaman dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran.
"Musibah itu tengah masih kita dalami," tutup Dedek.