Cegah Varian Mu Masuk Indonesia, Jokowi Minta Percepat Vaksinasi dan Patuhi Prokes

Oleh sebab itu, Jokowi melanjutkan, saat ini yang bisa dilakukan yaitu dengan mengendalikan agar tidak terjadi kembali peningkatan kasus di Tanah Air.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Cegah Varian Mu Masuk Indonesia, Jokowi Minta Percepat Vaksinasi dan Patuhi Prokes
Jokowi tinjau vaksinasi Covid-19 untuk tokoh agama dan santri di Semarang. ©Liputan6.com/Gholib

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi di Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (7/8) sore. Dalam kunjungannya Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan Covid-19 tidak mungkin akan hilang.

Oleh sebab itu, Jokowi melanjutkan, saat ini yang bisa dilakukan yaitu dengan mengendalikan agar tidak terjadi kembali peningkatan kasus di Tanah Air.

"Sekarang kita tahu Covid-19 ini tidak mungkin akan hilang yang bisa adalah mengendalikan, jangan sampai terjadi peningkatan yang eksponensial karena virus Corona ini," kata Jokowi dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (7/8).

Mantan Wali Kota Solo tersebut pun mengingatkan agar masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan walaupun sudah divaksinasi. Sebab saat ini muncul varian virus Covid-19 baru mulai dari Delta dan Mu.

"Kita jangan terus abai terhadap protokol kesehatan, tetap pakai masker dan kita tahu ada varian-varian baru yang dulunya awal kita tidak menyangka muncul varian delta, ini sudah kita dengar lagi varian Mu. Sebab itu sekali lagi percepat vaksinasi dan taat terhadap protokol kesehatan," ujar dia.

Pada kesempatan tersebut Jokowi juga mengapresiasi wilayah Blitar yang telah melakukan vaksinasi mencapai 76%. Jokowi pun meminta agar vaksinasi terus dilakukan.

"Kita senang karena tadi Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota menginformasikan bahwa yang telah divaksin 76% artinya memang ini tinggal sedikit yang belum divaksin dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang sudah sangat antusias untuk ikut divaksin," pungkasnya.

Rekomendasi