Pemkot Solo Vaksinasi Covid Kelompok Rentan Berpenyakit Diabetes dan Hipertensi

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kelompok rentan tersebut menggandeng BPJS Kesehatan. Data diambil dari peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) JKN-KIS.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pemkot Solo Vaksinasi Covid Kelompok Rentan Berpenyakit Diabetes dan Hipertensi
Gibran Rakabuming Raka. Youtube/Daerah Solo ©2021 Merdeka.com

Warga Kota Solo dari kelompok rentan dengan penyakit kronis mulai mendapat vaksin Covid-19, Jumat (27/8). Mereka rata-rata memiliki penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kelompok rentan tersebut menggandeng BPJS Kesehatan. Data diambil dari peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) JKN-KIS.

"Hari ini kita lakukan vaksinasi untuk yang punya riwayat diabetes dan hipertensi. Warga nggak usah takut, buktinya tadi banyak yang lansia ada yang masih kontrol rutin, ada juga tadi yang bawa insulin," ujar Gibran disela meninjau vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Ngoresan, Kecamatan Jebres.

Gibran menilai, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi. Pihaknya akan menambah lagi kegiatan serupa. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, saat ini kelompok pelajar, ibu hamil dan menyusui serta kelompok rentan menjadi prioritas vaksinasi Covid-19 di Kota Solo.

"Antusias warga sangat baik, nanti kita tambah lagi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga sempat mendampingi beberapa warga yang mengikuti vaksinasi. Ia juga memberikan semangat dan memastikan kondisi tubuh warga sehat saat di vaksin dan tidak ada keluhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan jumlah warga yang mendapat vaksinasi Covid-19 hari ini sebanyak 150 orang. Konsentrasi pada kelompok berisiko terutama yang menderita DM dan hipertensi.

"Karena dari evaluasi, kematian kasus Covid-19 didominasi kelompok itu. Sehingga kita lebih proaktif melindungi mereka. Kita main lewat jejaring dengan program BPJS yang namanya Prolanis. Jadi nyambung. Mereka yang berobat rutin karena sakitnya itu atau yang belum rutin tapi sudah didetek BPJS, kita tarik untuk divaksinasi," terangnya.

Siti menilai, vaksinasi untuk kelompok rentan tersebut penting untuk memberikan perlindungan ke masyarakat. Menurut dia, banyak warga dari kelompok rentan yang belum sadar dan takut untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Harus melalui cara seperti ini, karena banyak masyarakat kelompok ini yang belum sadar. Kalau yang muda-muda sudah sadar, padahal yang utama adalah yang tua-tua ini. Beliau-beliau ini harus dilindungi," pungkas dia.

Rekomendasi