Bupati Bogor, Ade Yasin memberi nama Bonesia untuk bayi gajah di Taman Safari Indonesia (TSI), Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (26/8). Menurut Ade, Bonesia adalah akronim dari Bogor Indonesia.
Bonesia merupakan hasil kawin silang dari gajah betina bernama Nina dan pejantannya bernama Kadir. Bonesia lahir pada April 2021 di TSI. Ade berharap, Bonesia tumbuh besar dan sehat.
"Bayi gajah ini dinamakan Bonesia. Mudah-mudahan Kabupaten Bogor menjadi tempat yang nyaman untuk melahirkan satwa-satwa lainnya," kata Ade.
Pemberian nama ini, sekaligus menjadi awal kembali beroperasinya TSI Bogor usai tutup selama pemberlakuan PPKM Darurat hingga Level 4. Meski begitu, operasional tetap dengan sejumlah pembatasan.
"Sebenarnya tempat wisata belum boleh buka. Tapi karena ini (TSI) merupakan konservasi, ada beban operasional yang harus ditanggung manajemen. Seperti pemberian pakan satwa dan kesehatan satwa yang biayanya tidak sedikit," jelas Ade.
Beberapa persyaratan yang harus diikuti manajemen TSI untuk beroperasi yakni hanya membuka safari journey dan tempat makan pengunjung. Wahana lainnya, untuk sementara tidak diizinkan beroperasi.
"Curug-curug ditutup, kolam renang, tempat berkumpul seperto arena pertunjukan itu belum boleh dulu. Jadi hanya safari journey atau pengunjung tidak boleh turun dari mobil," katanya.
Sementara Direktur TSI Group, Jansen Manansang menjelaskan, TSI melahirkan 275 satwa di tengah kesulitan selama Pandemi Covid-19.
"Sejak awal 2020 sampai akhir 2020 ada 275 satwa lahir atau selama pandemi Covid-19. Tidak ada satwa yang kurus apalagi mati," kata Jansen.
Dia mengungkapkan, sejak awal pandemi, TSI berulang kali tutup dan membatasi aktivitas. Tapi, dia mengklaim bahwa TSI Bogpr tidak pernah mengurangi porsi makanan untuk koleksi satwa yang ada.
Kelahiran Bonesia, menjadikan koleksi satwa gajah di TSI Bogor menjadi sekitar 50 ekor. Sedangkan jumlah satwa di TSI Bogor lebih dari 3.000 ekor.
TSI Bogor sendiri kembali dibuka untuk umum mulai Rabu (25/8). TSI belum berani membuat promo besar-besaran meski jumlah pengunjung masih terbilang minim.