Perjuangan Qyara Masuk Paskibraka Nasional: Terjatuh Hingga Sepatu Jebol Saat Seleksi

Kemampuan Qyara dalam baris berbaris rupanya tidak dihasilkan secara instan. Menurut sang ayah, anaknya sudah aktif dalam kegiatan baris berbaris sejak sekolah menengah pertama (SMP).

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Perjuangan Qyara Masuk Paskibraka Nasional: Terjatuh Hingga Sepatu Jebol Saat Seleksi
Qyara Maharani Putri. ©2021 Merdeka.com

Qyara Maharani Putri (17), siswi kelas XI dari SMA Negeri 1 Garut, bahagia masuk tim pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2021. Ia menjadi salah satu dari dua perwakilan Jawa Barat yang akan mengibarkan bendera pusaka dalam peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-76 di Istana Negara.

Syofyano, ayahanda dari Qyara, bercerita. Usaha sang anak sampai menjadi Paskibraka Nasional bukanlah hal mudah. Qyara harus berlatih keras. Pernah suatu ketika, sepatunya sampai jebol saat lari dalam rangka seleksi di tingkat Kabupaten Garut.

"Jadi saat seleksi itu anak saya jatuh saat lari. Jadinya sepatunya rusak terus jebol," kata Syofyano, Senin (16/8).

Usaha putrinya berbuah manis. Syofyano dan isrtinya, Rosanty, merasakan kebanggaan luar biasa.

Kemampuan Qyara dalam baris berbaris rupanya tidak dihasilkan secara instan. Menurut Syofyano, anaknya sudah aktif dalam kegiatan baris berbaris sejak sekolah menengah pertama (SMP).

Saat pulang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, diungkapkan Syofyano, Qyara lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membantunya dan istrinya berjualan beras.

"Anak saya tidak maluan gitu. Kalau pas lagi di rumah suka bantu jualan beras. Tidak cuma jualan, dia juga mau mengangkut atau mengantarkan beras ke pembeli. Kadang suka juga menagih uang dari pembeli," ungkapnya.

Terpilihnya Qyara menjadi Paskibraka Nasional 2021, dijelaskan Syofyano, berawal saat ia sekolah di SMAN 1 Garut. Saat itu Qyara mendapatkan kabar bahwa dibuka pendaftaran tim seleksi Paskibraka Nasional tahun 2021.

Karena merasa memiliki kemampuan baris berbaris, Qyara kemudian mendaftar di tingkat Kabupaten Garut. "Saat di tingkat Kabupaten Garut ini ternyata anak saya lolos dan berhak mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jawa Barat," jelasnya.

Berbekal semangat, perjuangan, dan usaha yang maksimal, Qyara rupanya lolos di tingkat Provinsi dan berhak menjadi tim Paskibraka Nasional tahun 2021.

"Tentu kami bangga. Setelah semua tahapan seleksi dilewati, Alhamdulillah anak saya lolos sampai tingkat Nasional," tutup Syofyano.

Rekomendasi