Positif Covid-19, Ketua Majelis Adat Aceh Meninggal Dunia

Ketua Majelis Adat Aceh Prof Farid Wajdi meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis melalui swab polymerase chain reaction (PCR), menunjukkan Farid positif Covid-19.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Positif Covid-19, Ketua Majelis Adat Aceh Meninggal Dunia
Ilustrasi. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Ketua Majelis Adat Aceh Prof Farid Wajdi meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis melalui swab polymerase chain reaction (PCR), menunjukkan Farid positif Covid-19.

"Iya barusan juga saya terima beritanya seperti itu, dan hasil PCR barusan kita dapat dengan hasil positif," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Meuraxa Banda Aceh dr Ihsan di Banda Aceh, Sabtu (14/8). Dikutip dari Antara.

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan secara intensif di RSUD Meuraxa Banda Aceh sejak Sabtu dinihari sekitar pukul 04.29 WIB.

"Prof Farid masuk IGD (Instalasi Gawat Darurat) pukul 04.29 WIB dengan gejala sesak nafas sesak, dan meninggal dunia pukul 14.40 WIB," ujar Ihsan.

Ihsan menyampaikan, saat pertama dirawat di IGD dilakukan pemeriksaan swab antigen terhadap Prof Farid, dan kemudian dinyatakan reaktif. Setelah itu baru dilanjutkan pemeriksaan PCR, hingga disimpulkan positif Covid-19.

"Informasi yang saya terima saat masuk sudah sesak berat, kemudian kita rawat di RICU. Baru sebentar masuk di RICU beliau meninggal dunia," kata dr Ihsan.

Ihsan menyampaikan bahwa proses pemakaman jenazah Prof Farid Wajdi direncanakan dilaksanakan sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19.

Rekomendasi