Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, proklamasi kemerdekaan 76 tahun silam merupakan wujud hijrah melepaskan diri dari kolonialisme untuk menjadi bangsa merdeka dan berdaulat. Dia berharap, Momentum HUT RI bulan ini juga harus dimanfaatkan untuk melipat gandakan ikhtiar lahiriyah dan batiniah dalam melawan pandemi.
"Kita memasuki tahun baru Hijriah ke 1443 bertepatan dengan bulan Kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan 76 tahun lalu merupakan wujud hijrah kita melepaskan diri dari kolonialisme untuk menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat," katanya dalam Istighotsah dan doa bersama para ulama secara virtual, Senin (9/8).
"Momentum ini harus kita manfaatkan untuk melipat gandakan ikhtiar lahiriyah dan batiniah dalam melawan pandemi," tambahnya.
Jokowi mengapresiasi, memberi penghargaan dan berterima kasih sebesar besarnya kepada para masayid, ulama, kiai dan habaib yang selalu membantu dan bekerja sama dengan pemerintah. Termasuk kepada para pemimpin umat agama lain.
"Tidak henti hentinya memanjatkan doa dan melakukan ikhtiar batin untuk keselamatan bangsa dan negara," jelasnya
Dia mengajak umat Islam memasuki tahun baru Hijriah dengan penuh harapan, doa dan keyakinan. Dia berharap, Indonesia bebas dari wabah corona.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi dan melindungi bangsa Indonesia. Segera dibebaskan dari wabah dan marabahaya," pungkasnya.