Kemenkes Belum Rencanakan Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Masyarakat

Nadia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum ada rencana lebih lanjut terkait vaksinasi ketiga untuk masyarakat. Sebab masih menunggu perkembangan scientific dan WHO.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Kemenkes Belum Rencanakan Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Masyarakat
Penyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan dalam rekomendasi ITAGI, vaksinasi dosis ketiga (booster) untuk masyarakat paling cepat setelah 12 bulan atau tahun depan. Hal tersebut dilakukan karena terjadi penurunan imunitas setelah enam bulan dari penyuntikan kedua vaksin Sinovac.

"Ini baru rekomendasi ITAGI saat ini bahwa vaksinasi dosis ketiga kepada masyarakat paling cepat 12 bulan atau 1 tahun kemudian," kata Nadia kepada merdeka.com, Sabtu (7/8).

Nadia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum ada rencana lebih lanjut terkait vaksinasi ketiga untuk masyarakat. Sebab masih menunggu perkembangan scientific dan WHO.

"Kita belum ada rencana lebih lanjut menunggu nanti perkembangan scientific dan rekomendasi WHO, kan saat ini WHO merekomendasikan tidak ada dosis ketiga," ungkapnya.

Saat ini, kata Nadia sebelumnya, vaksinasi dosis ketiga (booster) hanya diberikan kepada tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19. Diperkirakan jumlahnya ada sekitar 1,5 juta orang, yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Suntikan ketiga atau booster hanya untuk tenaga kesehatan, termasuk tenaga pendukung kesehatan," kata Nadia dalam keterangan pers, Senin (2/8).

Rekomendasi