Berharap Segera Belajar Tatap Muka, Ratusan Siswa di Garut Antusias Disuntik Vaksin

Ratusan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Garut mengikuti vaksinasi massal di Gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Rabu (4/8). Mereka bersedia disuntik vaksin dengan harapan pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera dilaksanakan.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Berharap Segera Belajar Tatap Muka, Ratusan Siswa di Garut Antusias Disuntik Vaksin
Vaksinasi massal untuk pelajar di Gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Rabu (4/8). ©2021 Merdeka.com

Ratusan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Garut mengikuti vaksinasi massal di Gedung Pendopo, Kabupaten Garut, Rabu (4/8). Mereka bersedia disuntik vaksin dengan harapan pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera dilaksanakan.

Para pelajar sejak pagi berduyun-duyun datang ke Gedung Pendopo. Mereka mengenakan seragam sekolahnya masing-masing dan sempat antre.

Vanesa (13), siswi kelas IX SMPN 1 Garut, mengaku bahwa divaksinasi Covid-19 adalah keinginannya sendiri. Dia pun telah mendapat izin dari orang tuanya.

"Tujuannya ya untuk meningkatkan imun atau mengurangi risiko saat terpapar virus corona," katanya, Rabu (4/8).

Vanesa berharap agar kegiatan PTM di Kabupaten Garut bisa segera terlaksana. Dia mengaku sangat rindu berkumpul dan belajar bersama teman-temannya di sekolah.

"Ini aja bangga banget mau divaksin pake seragam lengkap. Jarang-jarang kan kita pake seragam sekolah kaya gini ke luar rumah," ungkapnya.

Pelajar lainnya, Zafran (15) mengaku sangat ingin segera divaksin sejak awal program vaksinasi digulirkan. "Tapi saat itu kan yang pertama tenaga kesehatan dulu, lalu dilanjut lansia, lalu masyarakat umum. Setelahnya baru ada aturan kita yang usia pelajar bisa divaksinasi," sebutnya.

Zafran merasa ada kebanggaan tersendiri saat sudah divaksinasi Covid-19. Dalam pemikirannya, setidaknya ia ikut berkontribusi menyukseskan program pemerintah dalam hal penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Asep Surachman menjelaskan, setidaknya 28 ribu warga akan disuntik vaksin di sentra vaksinasi yang dilaksanakan di Gedung Pendopo.

"Target kita setiap harinya memvaksin 1.000 orang warga. Kegiatan itu akan dilakukan selama 28 hari. Jadinya total kebutuhan vaksin sampai dosis dua mencapai 56 ribu," jelasnya.

Rekomendasi