Ratusan Warga Klaten yang Isoman Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ratusan Warga Klaten yang Isoman Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan
Warga Klaten Isoman Dipindahkan. ©2021 Merdeka.com

Ratusan warga Klaten yang melakukan isolasi mandiri di rumah, dipindahkan ke tempat isolasi terpusat di ke Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali. Pemindahan dilakukan secara bergelombang sejak Jumat (23/7) lalu dengan bus Brimob dan dikawal oleh aparat TNI-Polri.

Hingga Minggu kemarin, total ada 138 warga terkonfirmasi Covid-19 berstatus OTG (orang tanpa gejala) yang telah dievakuasi ke AHD. Dengan rincian, hari Jumat sebanyak 52 pasien, Sabtu 50 orang dan Minggu kemarin sebanyak 36 orang.

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan, evakuasi warga ke lokasi isolasi terpusat akan terus dimaksimalkan. Apalagi angka konfirmasi positif di Kabupaten Klaten cukup tinggi. Kebijakan penempatan warga di isolasi terpusat dimaksudkan untuk menekan angka penularan Covid-19 khususnya dari klaster keluarga.

Menurutnya, warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat Donohudan direncanakan berjumlah 250 orang.

"Sesuai arahan Pak Kapolda, karena jumlah akumulatif masih di atas 4.000 tentunya kami juga harus membagi. Disini kita penuhi, di Donohudan masih ada isi jadi kita mobilisasi ke sana," katanya.

Kasubbag Humas Iptu Nahrowi mengatakan, sebelum dipindahkan, warga yang berasal dari berbagai kecamatan Klaten itu dikumpulkan di GOR Gelarsena untuk dilakukan pengecekan kesehatan. Kemudian sekira pukul 13.30 WIB mereka diangkut menuju AHD dengan menggunakan 3 bus Brimob dan dikawal oleh aparat TNI-Polri.

"Selama 3 hari pelaksanaan manajemen kontijensi covid-19, total sudah ada 138 warga Klaten yang dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan," katanya.

Menurut Nahrowi kegiatan evakuasi warga terkonfirmasi positif covid-19 dari lokasi isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat akan terus dilanjutkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk untuk menekan angka penularan Covid-19 dari klaster keluarga.

Pemisahan antara anggota keluarga yang positif Covid-19 dengan yang sehat menurutnya, adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini.

"Hari ini juga masih akan kami lakukan, tentunya bersama-sama rekan TNI, dinas kesehatan dan instansi terkait lainnya," ucapnya.

Kapasitas isolasi terpusat baik itu tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten, lanjut dia, akan diusahakan untuk diisi semua. Jika ada pasien yang sudah dinyatakan negatif, mereka akan dipulangkan dan kemudian diisi lagi oleh warga yang positif lainnya.

Rekomendasi