Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat vaksinasi di wilayahnya baru mencakup 18 persen dari target 2,4 juta jiwa penduduk di sana. Ditargetkan cakupan ini mencapai 50 persen pada akhir Agustus mendatang.
"Target itu bukan jumlah yang kecil, butuh kerja bersama untuk mencapai target tersebut," ujar Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Minggu (25/7).
Ia mengatakan, demi mengejar target yang ditetapkan, pihaknya memaksimalkan vaksinasi regular di seluruh fasilitas kesehatan baik swasta maupun milik pemerintah, termasuk vaksin keliling dengan sasaran lansia.
Selain itu, kata Dani, pemerintah akan sering menggelar vaksinasi massal dengan mengundang ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi. Kegiatan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan digelar di titik-titik yang dapat menampung banyak orang.
"BPBD Jawa Barat juga akan menggelar sentral vaksinasi selama dua bulan di Kabupaten Bekasi, tersedia 2000 dosis setiap hari," kata Dani.
Vaksinasi menjadi upaya pemerintah untuk menekan penularan virus corona di masyarakat. Pasalnya, sampai sekarang masih ditemukan kasus baru dalam jumlah banyak. Laporan dari situs pemerintah, jumlah kasus baru dalam satu hari kemarin ada 321, sementara pasien meninggal dunia ada 12 orang.