Sepak Terjang Osimin Wenda: Bakar Polsek Sampai Serang Rombongan Tito Saat Kapolda

Osimin yang memiliki nama alias Usimin Telenggen alias Ustel Bin Laden alias Kilongginik pada 15 Juli 2012 berhasil ditangkap Timsus Polda Papua pada Tanggal 15 Juli 2013. Namun pada 8 Januari 2016 yang bersangkutan kabur dari Lapas Abepura tanggal.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Sepak Terjang Osimin Wenda: Bakar Polsek Sampai Serang Rombongan Tito Saat Kapolda
Anggota KKB Osimin Wenda. ©2021 Istimewa

Pelarian Osimin Wenda, DPO yang tergabung dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berakhir. Sempat kabur dari Lapas Abepura pada tahun 2016 setelah divonis seumur hidup, Osimin Wenda, berhasil ditangkap kembali.

"Sekarang sudah kita serahkan di Lapas Abepura, Jaya Pura. Tadi pagi sudah kita terbangkan dari Muliya ke Jayapura," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol Faisal Ramadani saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (23/7).

Hasil pemeriksaan awal, Osimin ternyata pernah terlibat teror berupa penyerangan dan pembakaran Polsek Pirime pada bulan November Tahun 2012 dan menewaskan sejumlah petugas kala itu.

Osimin juga sempat menyerang rombongan Tito Karnavian yang kala itu menjabat sebagai Kapolda Papua. Saat itu, Tito hendak meninjau kondisi Polsek Pirime udah diserang dan dibakar.

"Jadi itukan dia divonisnya penyerangan Polsek Pirine, itukan polseknya dibakar. Kemudian anggota mati tiga. Polseknya dibakar, dan pada saat Pak Tito datang ke TKP kemudian beliau di tembaki," terangnya.

Karena insiden tersebutlah, Osimin yang memiliki nama alias Usimin Telenggen alias Ustel Bin Laden alias Kilongginik pada 15 Juli 2012 berhasil ditangkap Timsus Polda Papua pada Tanggal 15 Juli 2013. Namun pada 8 Januari 2016 yang bersangkutan kabur dari Lapas Abepura tanggal.

Setelah berhasil kabur, teror dadi Osamin kembali berlanjut dan terlibat dalam penembakan tukang Ojek antas nama Yanmar di Kampung Popome Kabupaten Lanny Jaya pada Tahun 2018. Dia juga pernah terlibat kontak tembak dengan personel gabungan di Kampung Popome Tahun 2018.

Namun demikian, setelah Osimin pada Kamis (22/7) kemarin ditangkap. Kini, dia kembali melanjutkan vonis seumur hidup di Lapas Pirime.

Sebelumnya, Ramadani juga menjelaskan jika Anggota kelompok bersenjata Osimin Wenda yang baru ini ditangkap tidak ada hubungan darah atau keluarga dengan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda.

"Enggak cuman marga aja, dia kan memang ada aliasnya. Jadi itu marga saja bukan keluarga kandung (antara Osimin Wenda dengan Benny Wenda)," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (23/7).

Sedangkan terkait proses penangkapan Omisin, kata Ramadhani, yang bersangkutan berhasil ditangkap ketika hendak memasuki Kota Mulia, Papua sekitar pukul 10.00 WIT.

"Dia lagi masuk kota. Dia kan dari luar Kota/Kabupaten masuk ke Kota Mulia. Jadi sudah kita ikutin, dan sebelum masuk kota kita langsung tangkap," katanya.

Rekomendasi