Guru Besar IPB Profesor Linawati Dimakamkan di Rote Ndao Karena Covid-19

"Beliau sudah dimakamkan di Rote. Benar beliau covid-19," ungkapnya singkat.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Guru Besar IPB Profesor Linawati Dimakamkan di Rote Ndao Karena Covid-19
Guru Besar IPB Profesor Linawati. ©2021 Istimewa

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Linawati dikabarkan meninggal dunia di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/7).

Almarhumah Profesor Linawati meninggal dunia, saat sedang menjalankan kedinasan di Rote Ndao. Berita duka ini dibagikan dalam sejumlah grup whatsapp, sehingga ucapan turut berbelasungkawa pun ramai diucapkan.

Sejumlah informasi dalam grup whatsapp menyatakan almarhumah Profesor Linawati meninggal dunia, diduga akibat terpapar covid-19.

Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan kabar duka tersebut.

Menurut Stefanus Saek, almarhumah Profesor Linawati ke Rote Ndao dalam rangka pengamatan rencana budidaya rumput laut varietas tertentu, yang memungkinkan untuk dikembangkan.

"Iya benar beliau ke Rote dalam rangka pengamatan rencana budidaya rumput laut varietas tertentu, yang memungkinkan untuk dikembangkan," jelasnya, Minggu (18/7) malam.

Menurut Stefanus Saek, jenazah Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Linawati telah dikebumikan di Rote Ndao karena terpapar covid-19.

"Beliau sudah dimakamkan di Rote. Benar beliau covid-19," ungkapnya singkat.

Profesor Linawati merupakan dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Almarhumah dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang Bioteknologi Perikanan dan Kelautan, pada Tahun 2015 lalu.

Rekomendasi