Sebuah video viral di media sosial adanya aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh dua orang. Dalam video tersebut, kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu meminta uang kepada sejumlah penumpang yang berada di dalam bus.
"PPKM Darurat jadi ajang pungli. Video dokumentasi penumpang bus yang akan menyeberang di Pelabuhan Bakauheni menuju Merak," tulis caption dalam video tersebut, Kamis (15/7).
"Dari video terekam peristiwa pungli, penumpang diminta membayar Rp 100.000, meski tanpa tes Covid-19 agar bisa menyebrang," tulis kembali caption dalam video itu.
Dalam video yang berdurasi 27 detik tersebut, adanya percakapan antara penumpang atau perekam kejadian itu dengan terduga pelaku pungli.
"Yang enggak ada antigen bayar berapa? Rp100 ribu. Dimintain sama siapa?," tanya perekam tersebut.
"Enggak usah rapid, langsung," kata pria yang diduga lakukan pungli.
"Jadi enggak usah rapid, bayar saja," kata perekam itu.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin. Dia menyebut, kejadian itu terjadi pada Minggu (11/7) lalu di Pelabuhan Bakauheni.
"Video itu dibuat di hari Minggu. Benar (di Pelabuhan Bakauheni) kata Edwin saat dihubungi, Kamis (15/7).
Menurutnya, terduga pelaku pungli tersebut tidak dilakukan oleh dua orang yang nampak dalam video tersebut. "Lebih (dari dua orang terduga pelaku)," sebutnya.
Kini, pihaknya sudah melakukan penegakan hukum terhadap para terduga pelaku yang sudah diamankan tersebut.
"Sudah dilakukan upaya Gakkum, besok dirilis," tutupnya.