Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu,Kamis (8/7). Pertemuan pejabat kedua pemerintah daerah itu menuai kritik dari warga, karena berlangsung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Dalam keterangan resmi yang diterima, kunjungan kerja itu berkaitan dengan kerja sama antara dua daerah lintas provinsi dan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman.
Delegasi Pemkot Bengkulu yang dipimpin Wali Kota Helmi Hasan diterima langsung Bupati Garut Rudy Gunawan di Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.
Rudy menyebut bahwa kerja sama yang dilakukan berkaitan dengan upaya mewujudkan pengusaha tanpa riba di Kabupaten Garut.
"Hari ini, Pemkab Garut beserta Bapak Wali Kota Bengkulu, mengadakan satu perjanjian kerja sama, dalam mewujudkan pengusaha tanpa riba, di bawah koordinasi Lariba Islamic Indonesia pimpinan Ustad Ari, sukses Lariba," sebut Rudy dalam rilis yang diterima.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang religius tanpa riba.
"(Saya) Helmi Hasan Wali Kota Bengkulu, (kami dari) kota lahirnya Sang Saka Merah Putih, datang hari ini ke Kabupaten Garut untuk menandatangani MoU menuju masyarakat yang religius bahagia tanpa riba," katanya.
Sejumlah warga Garut mengkritik kunjungan Pemkot Bengkulu. "Mungkin di Bengkulu tidak sedang diberlakukan PPKM Darurat, tapi pasti tahu di Garut sedang ada pemberlakuan itu. Bupati Garut harusnya juga menolak dululah kunjungan kerja dari Bengkulu, karena situasinya sedang begini. Ini malah melakukan hal ironi," kata Bayu (37), warga Kecamatan Garut Kota.
Sementara itu, warga Kecamatan Banyuresmi, Faisal (33), menyebut, kalaupun tidak ada aturan yang melarang kegiatan kunjungan kerja lintas daerah, namun harus diingat sejumlah jalan di Garut disekat, aturan sedang diperketat. Dia mengaku heran Bupati Garut malah menerima kunjungan kerja dari luar Provinsi Jawa Barat.
"Pak Dandim, Pak Kapolres, dan Pak Kajari Garut setiap hari melakukan penegakan aturan agar masyarakat disiplin selama PPKM Darurat supaya kasus Covid-19 di Garut bisa semakin ditekan. Ini Bupati Garut malah menerima kunjungan kerja, kan jadinya ironi sekali," ucapnya.