Strategi Wali Kota Tangsel Saat PPKM Darurat: Titik Kumpulnya Kita Kunci

Benyamin menegaskan, pemkot Tangsel hanya mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat terkait pemberlakuan PPKM. Terkait aturan untuk mengatur pergerakan orang yang keluar dan masuk wilayah Tangsel masih akan dibahas bersama jajaran Forkopimda.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Strategi Wali Kota Tangsel Saat PPKM Darurat: Titik Kumpulnya Kita Kunci
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. ©2020 Merdeka.com

Titik kumpul keramaian di Tangerang Selatan akan dibatasi seiring akan diberlakukannya kebijakan PPKM darurat mulai 3 Juli besok. PPKM darurat menjadi kebijakan yang diambil menekan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi.

"Begini strateginya, tempat titik kumpulnya yang kita kunci. Malnya, kafe-kafenya kita hanya buka sampai jam 20.00 WIB tadi kan, supermarket, pasar tradisional sampai jam 20.00 WIB. Jadi diharapkan tidak ada pergerakan. Tempat ibadahnya dikunci sehingga tidak ada pergerakan," jelas Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dikonfirmasi Jumat (2/7).

Benyamin menegaskan, pemkot Tangsel hanya mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat terkait pemberlakuan PPKM. Terkait aturan untuk mengatur pergerakan orang yang keluar dan masuk wilayah Tangsel masih akan dibahas bersama jajaran Forkopimda.

"Bahwa harus menggunakan SIKM atau tidak, ini belum kami bahas," ucap Benyamin.

Agar kebijakan PPKM Darurat ini membuahkan hasil, dia meminta kerja sama semua pihak. Dia pastikan pula, bersama wakil wali kota dan sekda memantau langsung penerapan PPKM darurat di tangsel selama 13 hari ke depan.

"Prinsipnya Pemkot Tangsel, bersama forkopimda sangat siap untuk melaksanakan PPKM Darurat dari tanggal 3 sampai 20 juli 2021," ungkap wali kota.

Benyamin menegaskan, dia dan jajaran pimpinan daerah, juga telah berbagi tugas, agar PPKM Darurat bisa berjalan efektif dalam menekan angka kasus aktif Covid-19 di Tangsel.

"Saya dan pak wakil akan membagi tugas. Pak Wakil akan melakukan pemantauan setiap hari di lapangan. Pak wakil menegakkan di hulunya. Yaitu di disiplin masyarakat, protokol kesehatan, dan sebagainya," tegas Benyamin.

Kemudian Benyamin, mengaku juga akan turun langsung dengan melakukan koordinasi lapangan yang bersifat di hilir.

"Saya akan bergerak di hilir. Pak Sekda dengan jajaran akan mempersiapkan administrasi dan dukungan logistik termasuk persiapan vaksinasi untuk tahap tahap berikutnya," ucapnya.

Halaman
Rekomendasi