Seorang tukang ojek menjadi korban penganiayaan Orang Tak Kenal (OTK) di Jalur 3, Kampung Wanggar Makmur Kaladiri 2, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Kejadian yang menimpa Mat Rowi (29) terjadi pada Sabtu (12/6), pukul 08.00 Wit.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal, mengatakan kejadian bermula saat korban bertemu dengan pelaku di putaran 1 Kalibobo dan meminta diantar ke lokasi kejadian.
"Pelaku mengatakan akan membayar korban Rp100.000," kata Kamal dalam keterangannya, Senin (14/6).
Setelah di lokasi tersebut, kemudian pelaku menyuruh korban untuk berhenti sambil menodongkan parang dan meminta korban untuk menyerahkan sepeda motor miliknya.
"Akan tetapi korban tidak mau menyerahkan, sehingga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan parang yang dibawa pelaku," jelasnya.
Melihat korban sudah tak berdaya, pelaku langsung mencoba untuk membawa sepeda motor milik Rowi.
"Tetapi ada saksi yang melihat kejadian tersebut, sehingga pelaku meninggalkan sepeda motor dan melarikan diri kedalam hutan," ujarnya.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi pun langsung melaporkannya ke Polres Nabire. Petugas yang mendapatkan laporan itu, lamgsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.
"Pukul 08.45 WIT, personel tiba di TKP dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Nabire untuk dilakukan tindakan medis," ucapnya.
Hingga kini, polisi sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan yang menimpa Rowi tersebut.
"Barang bukti yang diamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z nomor polisi PA 6228 KC warna merah hitam, 1 buah helm ojek biru dan 1 unit HP Nokia 1100 warna hitam," tutupnya.