Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengikuti upacara virtual peringatan Hari Lahir Pancasila di Balai Kota Makassar, Selasa (1/6). Danny Pomanto menyinggung pasca tragedi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan juga bencana yang justru semakin memperkuat nilai-nilai Pancasila.
Danny mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar untuk membumikan Pancasila pada kehidupan sehari-harinya. Apalagi banyak paham dan ideologi yang bertaburan yang bisa mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kita harus membumikan Pancasila terutama pada kehidupan sehari-hari. Ini harus dipahami secara mendalam kepada seluruh warga negara. Untuk menangkal hal itu maka membumikan Pancasila jadi jawabannya," ujarnya usai mengikuti Upacara virtual dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Danny menyebut sila pertama dalam Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa saat ini sangat kuat diimplementasikan di Makassar. Terlebih setelah terjadinya tragedi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021. Politisi NasDem ini menyebut seluruh umat beragama di Kota Makassar mendapatkan payung perlindungan lewat program penguatan keimanan umat.
"Semua umat bersatu dan berdoa serta membantu (saat bom Katedral). Saat musibah-musibah di Sulawesi selatan kita juga saling bahu membahu. Dan saat musibah banjir di kota Makassar juga, kita semua saling membantu. Ini bukti kita mengamalkan persatuan indonesia sila ketiga dari Pancasila," ungkapnya.
Karenanya, Danny berharap pengamalan Pancasila ini harus selalu dilakukan pada setiap aktivitas kehidupannya.